DIALEKSIS.COM Banda Aceh - Ketua Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Kabupaten Aceh Barat Teungku Abdurrani Adian mengusulkan hukum cambuk kepada pemain game daring Player Unknown's Battlegrounds (PUBG) di Aceh. Menanggapi hal itu, Wakil Ketua MPU Aceh Tgk Faisal Ali mengapresiasi usulan tersebut. "Intinya itu sebenarnya bukan pada cambuknya, tapi bagaimana kita MPU itu berharap agar permainan PUBG ini bisa dihentikan bahkan dihilangkan di Aceh," jelas Tgk Faisal Ali saat dihubungi Dialeksis.com, Selasa (27/10/2020). "Jadi karena selama ini belum ada instruksi apapun menghentikan itu, maka beliau mewacanakan hukum cambuk. Tapi untuk membuat proses sanksi itu kan ada aturan dan ketentuannya. Tapi apa yang dilakukan saya rasa bagus. Sebagai bentuk kepedulian dan kajian mereka kalau game PUBG ini semakin hari semakin berkembang bukan berkurang," tambahnya. Ulama yang akrab disapa Lem Faisal itu berujar, di MPU Aceh belum ada follow up dalam bentuk aksi berupa sanksi terhadap pemain PUBG. Namun sosialisasi, peringatan, serta pernyataan-pernyataan dari pemerintah terus dilakukan ke masyarakat. "Salah satu aksi yang kita harapkan itu adanya upaya pemblokiran PUBG di Aceh. Kalau itu diblokir, saya rasa tidak perlu cambuk. Semuanya selesai. Ini yang belum terealisasi. Kita harus ada ikhtiar yang sungguh-sungguh dari pemerintah Aceh dan Kominfo untuk mencapai ke sana," ujar Lem Faisal. Baca selengkapnya: https://dialeksis.com/aceh/wacana-hukum-cambuk-pemain-pubg-di-aceh-ini-tanggapan-lem-faisal/ #pubgaceh #hukumcambuk #blokirpubg #mpuaceh #kominfo #dialeksis #dialeksisnews #dialeksistv

DIALEKSIS.COM  Banda Aceh - Ketua Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Kabupaten Aceh Barat Teungku Abdurrani Adian mengusulkan hukum cambuk kepada pemain game daring Player Unknown's Battlegrounds (PUBG) di Aceh. 

Menanggapi hal itu, Wakil Ketua MPU Aceh Tgk Faisal Ali mengapresiasi usulan tersebut.
6 0 33 days ago

"Penghasilan itu haram, (uang hasil) penjualan chip itu haram dimakan. Jualnya haram, belinya pun haram," TGK H. FAISAL ALI, Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Permainan berbasis internet atau game online, akhir-akhir ini semakin meresahkan banyak kalangan. Terbaru, Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh menilai kegandrungan masyarakat Aceh lintas usia terhadap game Higgs Domino sudah cukup meresahkan. Game tersebut tidak hanya sekedar permainan mengisi waktu senggang, tetapi juga telah menjadi ajang tempat mencari uang. Sekedar diketahui, Higgs Domino merupakan game berbasis Android. Di dalamnya terdapat sejumlah pilihan permainan, mulai dari domino, kartu, puzle, dam, dan slot. Permainan slot inilah yang sangat populer, mulai dari DuoFuDUOCAI, Rezeki NOMPLOK, 5DRAGONS, dan FaFaFa. Permainan menjadi semakin menarik karena game Higgs Domino menyediakan fitur ‘top up’ (isi ulang), ‘sedekah’, dan ‘kirim’ chip (koin emas). #stop #jualbeli #chiip #bandaaceh #acehbesar #mpuaceh #aceh

0 0 33 days ago

Banda Aceh - Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh Teungku Faisal Ali menegaskan, penjual dan pembeli chip atau koin emas pada game Higgs Domino layak dihukum cambuk. “Game (Higgs Domino) juga sama (bisa dihukum cambuk), dia kan judi. Jadi, sudah masuk dalam fatwa hukum judi online,” ujar Lem Faisal, sapaan akrab Faisal Ali pada Tagar, Sabtu, 24 Oktober 2020. Ia menyampaikan, pada 2016 silam, MPU Aceh telah mengeluarkan Fatwa Nomor 1 tahun 2016 tentang Judi Online. Dalam fatwa tersebut disebutkan bahwa judi online adalah permainan yang memasang taruhan uang atau bentuk lain, melalui media internet dan media sosial lainnya. Karena itu, kata Lem Faisal, judi online hukumnya haram. MPU Aceh mendesak pemerintah dan masyarakat wajib memberantas segala jenis perjudian di Bumi Serambi Mekkah. Game (Higgs Domino) juga sama (bisa dihukum cambuk), dia kan judi. Jadi, sudah masuk dalam fatwa hukum judi online. Sumber : Tagar.id • • 🔄 Follow @update.aceh Hastag #updateaceh #bandaaceh #acehbesar #beritaviral #goviral #naganraya #jualbelichip #acehselatan #aceh #acehsingkil #mpuaceh #pidiejaya #ulamaaceh #terciduck #lhokseumawe #acehtimur #kotalangsa #gamejudi #gayolues #gameonline #nasehatulama #nasehat #lagiviralindo #lagiviral #chipdomino #acehviral #kotabandaaceh #domino #viralvedeos #viral

Banda Aceh - Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh Teungku Faisal Ali menegaskan, penjual dan pembeli chip atau koin emas pada game Higgs Domino layak dihukum cambuk.

“Game (Higgs Domino) juga sama (bisa dihukum cambuk), dia kan judi. Jadi, sudah masuk dalam fatwa hukum judi online,” ujar Lem Faisal, sapaan akrab Faisal Ali pada Tagar, Sabtu, 24 Oktober 2020.

Ia menyampaikan, pada 2016 silam, MPU Aceh telah mengeluarkan Fatwa Nomor 1 tahun 2016 tentang Judi Online. Dalam fatwa tersebut disebutkan bahwa judi online adalah permainan yang memasang taruhan uang atau bentuk lain, melalui media internet dan media sosial lainnya.

Karena itu, kata Lem Faisal, judi online hukumnya haram. MPU Aceh mendesak pemerintah dan masyarakat wajib memberantas segala jenis perjudian di Bumi Serambi Mekkah.

Game (Higgs Domino) juga sama (bisa dihukum cambuk), dia kan judi. Jadi, sudah masuk dalam fatwa hukum judi online.

Sumber : Tagar.id
•
•
🔄 Follow @update.aceh
Hastag #updateaceh #bandaaceh #acehbesar
#beritaviral #goviral #naganraya #jualbelichip
#acehselatan #aceh #acehsingkil
#mpuaceh #pidiejaya #ulamaaceh
#terciduck #lhokseumawe #acehtimur
#kotalangsa #gamejudi #gayolues #gameonline
#nasehatulama #nasehat #lagiviralindo #lagiviral
#chipdomino #acehviral #kotabandaaceh #domino
#viralvedeos #viral
515 13 34 days ago

Ketua Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Kabupaten Aceh Barat Teungku Abdurrani Adian berpendapat, pemain game daring PUBG dan sejenisnya yang mengandung unsur kekerasan atau peperangan, layak dihukum cambuk di muka umum sebagai pelanggar syariat Islam di Aceh.⁠ ⁠ Fatwa tersebut dikeluarkan karena permainan daring tersebut menimbulkan dampak negatif bagi masyarakat, khususnya generasi muda, karena permainannya mengandung kekerasan, peperangan sehingga dikhawatirkan berdampak terhadap akhlak dan psikologis pemain game dimaksud.⁠ ⁠ Simak selengkapnya dengan klik link di bio, atau download aplikasi kumparan di App Store dan Google Play.⁠ ⁠ #KumparanNews #Aceh #PUBG #Game #Online #Cambuk #Hukuman #HukumanAceh #MPU #KabupatenAceh #Permainan #DampakNegatif Sumber : @kumparancom -----*-----*-----*-----*-----*-----*-----*-----* "𝑺𝒆𝒔𝒖𝒏𝒈𝒈𝒖𝒉𝒏𝒚𝒂 𝑨𝒍𝒍𝒂𝒉 𝒎𝒆𝒏𝒚𝒖𝒓𝒖𝒉 𝒌𝒂𝒎𝒖 𝒎𝒆𝒏𝒚𝒂𝒎𝒑𝒂𝒊𝒌𝒂𝒏 𝒂𝒎𝒂𝒏𝒂𝒕 𝒌𝒆𝒑𝒂𝒅𝒂 𝒚𝒂𝒏𝒈 𝒃𝒆𝒓𝒉𝒂𝒌 𝒎𝒆𝒏𝒆𝒓𝒊𝒎𝒂𝒏𝒚𝒂, 𝒅𝒂𝒏 (𝒎𝒆𝒏𝒚𝒖𝒓𝒖𝒉 𝒌𝒂𝒎𝒖) 𝒂𝒑𝒂𝒃𝒊𝒍𝒂 𝒎𝒆𝒏𝒆𝒕𝒂𝒑𝒌𝒂𝒏 𝒉𝒖𝒌𝒖𝒎 𝒅𝒊 𝒂𝒏𝒕𝒂𝒓𝒂 𝒎𝒂𝒏𝒖𝒔𝒊𝒂 𝒔𝒖𝒑𝒂𝒚𝒂 𝒌𝒂𝒎𝒖 𝒎𝒆𝒏𝒆𝒕𝒂𝒑𝒌𝒂𝒏 𝒅𝒆𝒏𝒈𝒂𝒏 𝒂𝒅𝒊𝒍. 𝑺𝒆𝒔𝒖𝒏𝒈𝒈𝒖𝒉𝒏𝒚𝒂 𝑨𝒍𝒍𝒂𝒉 𝒎𝒆𝒎𝒃𝒆𝒓𝒊 𝒑𝒆𝒏𝒈𝒂𝒋𝒂𝒓𝒂𝒏 𝒚𝒂𝒏𝒈 𝒔𝒆𝒃𝒂𝒊𝒌-𝒃𝒂𝒊𝒌𝒏𝒚𝒂 𝒌𝒆𝒑𝒂𝒅𝒂𝒎𝒖. 𝑺𝒆𝒔𝒖𝒏𝒈𝒈𝒖𝒉𝒏𝒚𝒂 𝑨𝒍𝒍𝒂𝒉 𝒂𝒅𝒂𝒍𝒂𝒉 𝑴𝒂𝒉𝒂 𝑴𝒆𝒏𝒅𝒆𝒏𝒈𝒂𝒓 𝒍𝒂𝒈𝒊 𝑴𝒂𝒉𝒂 𝑴𝒆𝒍𝒊𝒉𝒂𝒕." ................. #Korupsi #KomisiPemberantasanKorupsi #Hukum #AcehBarat #MajelisUlamaIndonesia #MajelisUlama #UlamaAceh #UUPA #MPUAceh

Ketua Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Kabupaten Aceh Barat Teungku Abdurrani Adian berpendapat, pemain game daring PUBG dan sejenisnya yang mengandung unsur kekerasan atau peperangan, layak dihukum cambuk di muka umum sebagai pelanggar syariat Islam di Aceh.⁠
⁠
Fatwa tersebut dikeluarkan karena permainan daring tersebut menimbulkan dampak negatif bagi masyarakat, khususnya generasi muda, karena permainannya mengandung kekerasan, peperangan sehingga dikhawatirkan berdampak terhadap akhlak dan psikologis pemain game dimaksud.⁠
⁠
Simak selengkapnya dengan klik link di bio, atau download aplikasi kumparan di App Store dan Google Play.⁠
⁠
#KumparanNews #Aceh #PUBG #Game #Online #Cambuk #Hukuman #HukumanAceh #MPU #KabupatenAceh #Permainan #DampakNegatif

Sumber : @kumparancom

-----*-----*-----*-----*-----*-----*-----*-----*
13 0 36 days ago

Ulama di Aceh Minta Pemain PUBG Dihukum Cambuk Ketua Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Kabupaten Aceh Barat Teungku Abdurrani Adian menegaskan, setiap pemain game daring Player Unknown's Battlegrounds (PUBG) dan sejenisnya yang mengandung unsur kekerasan atau peperangan layak dihukum cambuk di muka umum.  Pemain video game tersebut dianggap sebagai pelanggar syariat Islam di Aceh. “Jadi sangat layak di Aceh sebagai negeri syariat ini, pelaku yang melakukan tindakan haram yang dilarang di dalam agama Islam, sangat layak diseret, diberi sanksi untuk dihukum cambuk sesuai aturan yang berlaku di Aceh,” kata Teungku Abdurrani Adian di Meulaboh, Jumat (23/10/2020), seperti dilansir Antara. Seperti diketahui, MPU Provinsi Aceh pada Juni 2019 telah mengeluarkan fatwa haram memainkan permainan daring PUBG dan sejenisnya. Fatwa tersebut dikeluarkan karena permainan daring tersebut menimbulkan dampak negatif bagi masyarakat, khususnya generasi muda. Permainan itu dianggap mengandung kekerasan dan peperangan sehingga dikhawatirkan berdampak terhadap akhlak dan psikologis pemainnya. Meski fatwa haram video game daring PUBG atau sejenisnya saat ini belum ditindaklanjuti dalam pemberian sanksi hukuman cambuk, Teungku Abdurrani menegaskan, Pemerintah Aceh sudah bisa melaksanakan ketentuan tersebut agar pemainnya bisa diberi sanksi. “Meski belum ada penerapan sanksi, namun sebagai seorang Muslim, apabila masih terus memainkan game tersebut, tentu mereka akan berdosa. Mereka juga akan mempertanggungjawabkan dosanya di akhirat kelak,” kata Teungku Abdurrani Adian. Untuk itu, Teungku Abdurrani berharap kepada Pemerintah Provinsi Aceh segera merealisasikan fatwa tersebut agar pemain PUBG atau sejenisnya diberi hukuman cambuk, sesuai dengan Qanun (Perda) Nomor 6 Tahun 2014 tentang Hukum Jinayat. Teungku Abdurrani juga meminta kepada Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat agar mendukung fatwa yang sudah dikeluarkan oleh MPU Provinsi Aceh, terkait fatwa haram PUBG. Ulama di Aceh menilai, permainan yang ditampilkan dalam video game online tersebut lebih banyak unsur merugikan ketimbang sisi baiknya. Sambungan 👇👇👇

Ulama di Aceh Minta Pemain PUBG Dihukum Cambuk

Ketua Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Kabupaten Aceh Barat Teungku Abdurrani Adian menegaskan, setiap pemain game daring Player Unknown's Battlegrounds (PUBG) dan sejenisnya yang mengandung unsur kekerasan atau peperangan layak dihukum cambuk di muka umum. 
Pemain video game tersebut dianggap sebagai pelanggar syariat Islam di Aceh.
“Jadi sangat layak di Aceh sebagai negeri syariat ini, pelaku yang melakukan tindakan haram yang dilarang di dalam agama Islam, sangat layak diseret, diberi sanksi untuk dihukum cambuk sesuai aturan yang berlaku di Aceh,” kata Teungku Abdurrani Adian di Meulaboh, Jumat (23/10/2020), seperti dilansir Antara.

Seperti diketahui, MPU Provinsi Aceh pada Juni 2019 telah mengeluarkan fatwa haram memainkan permainan daring PUBG dan sejenisnya.
Fatwa tersebut dikeluarkan karena permainan daring tersebut menimbulkan dampak negatif bagi masyarakat, khususnya generasi muda.

Permainan itu dianggap mengandung kekerasan dan peperangan sehingga dikhawatirkan berdampak terhadap akhlak dan psikologis pemainnya.
Meski fatwa haram video game daring PUBG atau sejenisnya saat ini belum ditindaklanjuti dalam pemberian sanksi hukuman cambuk, Teungku Abdurrani menegaskan, Pemerintah Aceh sudah bisa melaksanakan ketentuan tersebut agar pemainnya bisa diberi sanksi.
“Meski belum ada penerapan sanksi, namun sebagai seorang Muslim, apabila masih terus memainkan game tersebut, tentu mereka akan berdosa. Mereka juga akan mempertanggungjawabkan dosanya di akhirat kelak,” kata Teungku Abdurrani Adian.

Untuk itu, Teungku Abdurrani berharap kepada Pemerintah Provinsi Aceh segera merealisasikan fatwa tersebut agar pemain PUBG atau sejenisnya diberi hukuman cambuk, sesuai dengan Qanun (Perda) Nomor 6 Tahun 2014 tentang Hukum Jinayat.

Teungku Abdurrani juga meminta kepada Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat agar mendukung fatwa yang sudah dikeluarkan oleh MPU Provinsi Aceh, terkait fatwa haram PUBG.
Ulama di Aceh menilai, permainan yang ditampilkan dalam video game online tersebut lebih banyak unsur merugikan ketimbang sisi baiknya.

Sambungan 👇👇👇
24 1 36 days ago

Ketua Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Kabupaten Aceh Barat Teungku, Abdurrani Aidan menegaskan setiap pemain game daring PUBG dan game daringnya yang mengandung kekerasan atau peperangan layak dihukum cambuk di muka umum sebagai pelanggaran syariat Islam. "Jadi sangat layak di Aceh sebagai negeri syariat ini, pelaku yang melakukan tindakan haram yang dilarang di dalam agama Islam, sangat layak diseret diberi sanksi untuk dihukum cambuk sesuai aturan yang berlaku di Aceh," ujar Abdurrani, Jumat kemarin (23/10). Sebelumnya Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Provinsi Aceh pada juni 2019 kemarin telah mengeluarkan fatwa haram memainkan PUBG dan sejenisnya. Fatwa tersebut dikeluarkan karena permainan daring tersebut menimbulkan dampak negatif bagi warga, khususnya generasi muda. Teungku Abdurrani menyebut, meski fatwa haram saat ini belum ditindaklanjuti dalam bentuk sanksi hukuman cambuk, ia menyatakan Pemerintah Aceh sudah bisa melaksanakan ketentuan tersebut. "Game PUBG memang sudah diterbitkan fatwa haram oleh MPU Aceh, meski belum ada penerapan sanksi, namun sebagai seorang muslim, apabila masih terus memainkan game tersebut tentu mereka akan berdosa. Mereka juga akan mempertanggungjawabkan dosanya di akhirat kelak," kata Teuku Abdurrani Adian menegaskan. Mengutip dari CNN Indonesia. Ia berharap Pemprov Aceh segera merealisasikan fatwa tersebut agar pemain game PUBG atau sejenisnya di Aceh bisa diberikan sanksi hukuman cambuk sesuai dengan Qanun (Perda) Nomor 6 tahun 2014. Ulama di Aceh menilai, permainan yang disajikan dalam game daring tersebut lebih banyak mudharatnya ketimbang sisi baiknya. Mereka juga mengatakan permainan tersebut menyebabkan para pemain menjadi ketagihan dan menggiring karakter tingkah laku kekerasan hingga menimbulkan dampak tak baik. "MPU juga disarankan melobi Pemerintah Aceh agar menjadikan fatwa haram game online ini sebagai pegangan untuk menjalankan syariat Islam di Aceh," ujarnya. (Diolah berbagai sumber) #aceh #mpuaceh #hukumcambuk #pubg #presisi #gamepubg #news #presisinews

Ketua Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Kabupaten Aceh Barat Teungku, Abdurrani Aidan menegaskan setiap pemain game daring PUBG dan game daringnya yang mengandung kekerasan atau peperangan layak dihukum cambuk di muka umum sebagai pelanggaran syariat Islam.
7 0 36 days ago

DIALEKSIS.COM Banda Aceh - Menteri Agama Fachrul Razi mendorong organisasi kemasyarakatan (Ormas) Islam mengambil peran terdepan untuk menggerakkan wakaf uang dan sekaligus mendukung pengembangan instrumen keuangan Syariah berbasis dana wakaf. Menanggapi hal itu, Wakil Ketua MPU Aceh Tgk H Faisal Ali mengatakan, terkait program wakaf uang, Aceh belum siap sampai ke sana. Karena, menurutnya, mengenai perlindungan harta wakaf saja di Aceh masih banyak sekali yang harus dibereskan. "Sebelum melangkah ke wakaf uang, perlu kajian-kajian keagamaan terhadap masyarakat, tetapi perlu kita tertibkan dan berdayakan dulu wakaf-wakaf yang ada," jelas ulama yang akrab disapa Lem Faisal itu saat dihubungi Dialeksis.com, Kamis (22/10/2020). "Jangan mengejar sesuatu yang belum pasti, tapi terabaikan sesuatu yang sudah pasti," tambahnya. Wakil Ketua MPU Aceh itu menjelaskan, ada banyak sekali tanah-tanah wakaf di Aceh yang belum punya sertifikat, pemanfaatannya dan nazhir (penerima) belum tertata dengan baik. "Kita berharap, MUI berkerjasama dengan pihak terkait seperti, Kementerian Agama, Dinas Syariat Islam, Baitul Mal agar sertifikasi tanah wakaf dan pembentukan nazhir-nazhir (penerima), perlu dipercepat," ujar Lem Faisal. "Kalau semuanya sudah clear, baru kita melangkah kepada hal-hal yang sifatnya kontemporer. Jangan disibukkan dengan hal-hal yang sifatnya belum pasti, tapi melalaikan sesuatu yang sudah ada dan sudah pasti," pungkasnya. Baca selengkapnya: https://dialeksis.com/aceh/terkait-wakaf-uang-di-aceh-ini-kata-lem-faisal/ #wakafuang #kemenag_ri #mpuaceh #dsiaceh #majelisulamaindonesia #baitulmalaceh #dialeksis #dialeksisnews #dialeksistv

DIALEKSIS.COM  Banda Aceh - Menteri Agama Fachrul Razi mendorong organisasi kemasyarakatan (Ormas) Islam mengambil peran terdepan untuk menggerakkan wakaf uang dan sekaligus mendukung pengembangan instrumen keuangan Syariah berbasis dana wakaf. 

Menanggapi hal itu, Wakil Ketua MPU Aceh Tgk H Faisal Ali mengatakan, terkait program wakaf uang, Aceh belum siap sampai ke sana. 

Karena, menurutnya, mengenai perlindungan harta wakaf saja di Aceh masih banyak sekali yang harus dibereskan.
15 0 38 days ago

Ribuan Massa Berkumpul Dukung MPTT, Minta Cabut Tausiah MPU TAPAKTUAN -  Ribuan masa warga Aceh Selatan berkumpul di pekarangan masjid Ahlussunnah Waljamaah, Labuhanhaji, Minggu (18/10/2020). . Mereka mendeklarasikan dukungan terhadap Majelis Pengkajian Tauhid Tasawuf Indonesia (MPTT-I) yang diasuh oleh Abuya Syekh H Amran Wali Al-Khalidy. Dalam kesempatan itu masa menyatakan mendukung penuh kegiatan MPTT untuk dikembangkan di Aceh Selatan maupun di Aceh. Tokoh masyarakat Labuhanhaji, Lisa Elfirasman ST kepada anteroaceh.com mengatakan masa juga meminta agar Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh mencabut kembali tausiah yang meminta Pemerintah Aceh menghentikan kegiatan MPTT di Aceh. . “Kita meminta Gubernur Aceh untuk mendukung kegiatan MPTT di provinsi Aceh,” ujarnya. Ia menambahkan ajaran MPTT adalah ajaran yang mengajarkan kasih sayang serta membimbing umat agar dekat dengan Allah SWT dalam bingkisan syariat, thareqat, haqiqat dan makrifat. . “Ajaran ini untuk mencintai Allah, mencintai Rasul dan berakhlak mulia. Ajaran ini sudah banyak mamfaatnya dirasakan oleh masyarakat karena banyak nilai-nilai positif yang diajarkan,” tutup Lisa Elfirasman. Sumber: Anteroaceh.com #acehselatan #mptt #zikir #demonstrasi #mpuaceh #kabarterkini #kabaraceh #kabarawakaceh

Ribuan Massa Berkumpul Dukung MPTT, Minta Cabut Tausiah MPU

TAPAKTUAN -  Ribuan masa warga Aceh Selatan berkumpul di pekarangan masjid Ahlussunnah Waljamaah, Labuhanhaji, Minggu (18/10/2020).
.
Mereka mendeklarasikan dukungan terhadap Majelis Pengkajian Tauhid Tasawuf Indonesia (MPTT-I) yang diasuh oleh Abuya Syekh H Amran Wali Al-Khalidy.

Dalam kesempatan itu masa menyatakan mendukung penuh kegiatan MPTT untuk dikembangkan di Aceh Selatan maupun di Aceh.

Tokoh masyarakat Labuhanhaji, Lisa Elfirasman ST kepada anteroaceh.com mengatakan masa juga meminta agar Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh mencabut kembali tausiah yang meminta Pemerintah Aceh menghentikan kegiatan MPTT di Aceh.
.
“Kita meminta Gubernur Aceh untuk mendukung kegiatan MPTT di provinsi Aceh,” ujarnya.

Ia menambahkan ajaran MPTT adalah ajaran yang mengajarkan kasih sayang serta membimbing umat agar dekat dengan Allah SWT dalam bingkisan syariat, thareqat, haqiqat dan makrifat.
.
“Ajaran ini untuk mencintai Allah, mencintai Rasul dan berakhlak mulia. Ajaran ini sudah banyak mamfaatnya dirasakan oleh masyarakat karena banyak nilai-nilai positif yang diajarkan,” tutup Lisa Elfirasman.

Sumber: Anteroaceh.com

#acehselatan #mptt #zikir #demonstrasi #mpuaceh #kabarterkini #kabaraceh #kabarawakaceh
27 0 40 days ago

Surat Pernyataan dari Habib Muhammad Bahauddin Ba'alawi bin Muhammad Luthfi Bin Yahya (Ketua Umum Majelis Ta'lim Darul Hasyimi) . . @humasaceh @mpuaceh @ulama.nusantara @nahdlatululama @nuonline_id @jatman.online @darulhasyimipusat @darulhasyimijogja #mpuaceh

Surat Pernyataan dari Habib Muhammad Bahauddin Ba'alawi bin Muhammad Luthfi Bin Yahya (Ketua Umum Majelis Ta'lim Darul Hasyimi)
.
.
@humasaceh
@mpuaceh 
@ulama.nusantara 
@nahdlatululama 
@nuonline_id 
@jatman.online 
@darulhasyimipusat 
@darulhasyimijogja
#mpuaceh
85 0 40 days ago

PIMPINAN JAMI'YAH THARIQAH MU'TABARAH ABUYA SYEIKH H. AMRAN WALY AL-KHALIDI . . @humasaceh @mpuaceh @lppommpuaceh @muipusat51 @nahdlatululama @ulama.nusantara @nuonline_id @jatman.online @kemenag_ri #mpuaceh #mpuacehbesar #mpuaceh

PIMPINAN JAMI'YAH THARIQAH MU'TABARAH ABUYA SYEIKH H. AMRAN WALY AL-KHALIDI
.
.
@humasaceh
@mpuaceh 
@lppommpuaceh 
@muipusat51 
@nahdlatululama 
@ulama.nusantara 
@nuonline_id 
@jatman.online 
@kemenag_ri
#mpuaceh #mpuacehbesar #mpuaceh
89 0 41 days ago

MPU Aceh Minta Pemerintah Hentikan Sementara Kegiatan Kajian Tauhid dan Tasawuf Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh mengeluarkan rekomendasi kepada pemerintah untuk menghentikan sementara seluruh kegiatan Majelis Pengkajian Tauhid dan Tasawuf (MPTT). Rekomendasi itu dikeluarkan MPU Aceh mengingat kondisi yang terjadi di lapangan saat ini telah menjurus pada tindakan yang dapat menimbulkan perpecahan di kalangan umat. MPU sendiri memiliki tugas dan wewenang antara lain; mengeluarkan fatwa hukum, memberikan pertimbangan hukum atau tausiah, dan melakukan pendidikan pengkaderan ulama. Dalam surat rekomendasi atau Taushiah dari MPU Aceh Nomor 7 tahun 2020 tentang MPTT-I menetapkan; Meminta kepada Pemerintah Aceh untuk menghentikan semua kegiatan Majelis Pengkajian Tauhid Tasawuf Indonesia (MPTT-I) yang diasuh oleh Abuya Syech Haji Amran Waly Al-Khalidi. Meskipun dihentikan, tapi bukan berarti kajian tersebut salah. Demikian menurut penuturan Wakil Ketua MPU Aceh Tgk H Faisal Ali mengutip Kumparan, Jumat 16 Oktober 2020. “Ini adalah upaya persuasif, MPU cuma merekomendasikan kepada pemerintah. Bukan berarti mereka ini salah. Rekomendasi ini dikeluarkan setelah melihat perkembangan di lapangan,” ungkap Faisal Ali. Sumber: mediaresmi.com #acehbesarnow #acehbesar #aceh #indonesia #tauhidtasawuf #mpuaceh

MPU Aceh Minta Pemerintah Hentikan Sementara Kegiatan Kajian Tauhid dan Tasawuf

Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh mengeluarkan rekomendasi kepada pemerintah untuk menghentikan sementara seluruh kegiatan Majelis Pengkajian Tauhid dan Tasawuf (MPTT).

Rekomendasi itu dikeluarkan MPU Aceh mengingat kondisi yang terjadi di lapangan saat ini telah menjurus pada tindakan yang dapat menimbulkan perpecahan di kalangan umat.

MPU sendiri memiliki tugas dan wewenang antara lain; mengeluarkan fatwa hukum, memberikan pertimbangan hukum atau tausiah, dan melakukan pendidikan pengkaderan ulama.

Dalam surat rekomendasi atau Taushiah dari MPU Aceh Nomor 7 tahun 2020 tentang MPTT-I menetapkan; Meminta kepada Pemerintah Aceh untuk menghentikan semua kegiatan Majelis Pengkajian Tauhid Tasawuf Indonesia (MPTT-I) yang diasuh oleh Abuya Syech Haji Amran Waly Al-Khalidi.

Meskipun dihentikan, tapi bukan berarti kajian tersebut salah. Demikian menurut penuturan Wakil Ketua MPU Aceh Tgk H Faisal Ali mengutip Kumparan, Jumat 16 Oktober 2020.

“Ini adalah upaya persuasif, MPU cuma merekomendasikan kepada pemerintah. Bukan berarti mereka ini salah. Rekomendasi ini dikeluarkan setelah melihat perkembangan di lapangan,” ungkap Faisal Ali.

Sumber: mediaresmi.com

#acehbesarnow #acehbesar #aceh #indonesia #tauhidtasawuf #mpuaceh
638 49 43 days ago

BANDA ACEH - Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh akhirnya mengeluarkan tausiah berisi permintaan kepada Pemerintah Aceh untuk menghentikan semua kegiatan Majelis Pengkajian Tauhid dan Tasawuf (MPTT) yang diasuh oleh Abuya Syech Haji Amran Waly Al-Khalidi. Hal tersebut telah ditetapkan pada 12 Safar 1442 H, bertepatan dengan 29 September 2020 lalu di Banda Aceh, oleh ketua MPU Aceh Tgk H M Daud Zamzamy, Wakil ketua I Tgk H Faisal Ali, Wakil Ketua II DR Tgk H Muhibbuththabary M.Ag dan Wakil Ketua III, Tgk Hasbi Albayuni. Saat dikonfirmasi, Wakil Ketua MPU Aceh. Tgk H Faisal Ali membenarkan telah dikeluarkan tausiah tersebut. Menurutnya tausiah tersebut semacam rekomendasi kepada pemerintah Aceh untuk menjawab berbagai persoalan yang timbul di masyarakat terkait adanya MPTT. “Ini sebentuk rekomendasi sementara atau Tausiah bukan fatwa, kalau fatwa sudah jelas hitam putih, artinya sudah final. MPU memiliki wewenang untuk mengeluarkan tausiah setelah ada kajian khusus terkait hal itu. menurut kami untuk sementara pemerintah atau Forkopimda Aceh menutup semua aktifitas MPTT di seluruh Aceh,” jelas Tgk Faisal Ali. Tausiah tersebut juga keputusan persuasif untuk melihat perkembangan kedepan di masyarakat. Dan ini bagian sangat tepat untuk menangani kekisruhan di tengah-tengah masyarakat. Hingga saat ini jelasnya lagi, belum ada pertemuan dengan Abuya Syech Haji Amran Waly Al-Khalidi, sebagai sohibul musykillah. Walau pihaknya sudah menyarankan Abuya mengirimkan surat permintaan bersilaturrahmi ke pihaknya. “MPU sangat terbuka untuk siapapun termasuk MPTT, kami sudah menyarankan agar Abuya mengirimkan surat untuk bersilaturrahmi, dan nantinya akan kirim surat balasan untuk bertemu. Namun yang ada surat permintaan dari pihak MPTT pengurus wilayah, bukan dari Abuya sendiri,” ungkapnya. Beliau juga meminta kepada masyarakat Aceh, termasuk MPTT agar menjadikan setiap fatwa MPU sebagai landasan kegiatan keagamaan di Aceh. Sumber : AnteroAceh.com #aceh #mpuaceh #mptt #meulaboh #acehbarat #pemerintahaceh #bandaaceh #acehdarussalam #bangsaaceh #rakyataceh #ulamaaceh #santriaceh #fatwa #fatwaulama Bagian II : ▼

BANDA ACEH - Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh akhirnya mengeluarkan tausiah berisi permintaan kepada Pemerintah Aceh untuk menghentikan semua kegiatan Majelis Pengkajian Tauhid dan Tasawuf (MPTT) yang diasuh oleh Abuya Syech Haji Amran Waly Al-Khalidi.

Hal tersebut telah ditetapkan pada 12 Safar 1442 H, bertepatan dengan 29 September 2020 lalu di Banda Aceh, oleh ketua MPU Aceh Tgk H M Daud Zamzamy, Wakil ketua  I  Tgk H Faisal Ali, Wakil Ketua II DR Tgk H Muhibbuththabary  M.Ag dan Wakil Ketua III, Tgk Hasbi Albayuni.

Saat dikonfirmasi, Wakil Ketua MPU Aceh. Tgk H Faisal Ali membenarkan telah dikeluarkan tausiah tersebut. Menurutnya tausiah tersebut semacam rekomendasi kepada pemerintah Aceh untuk menjawab berbagai persoalan yang timbul di masyarakat terkait adanya MPTT.

“Ini sebentuk rekomendasi sementara atau Tausiah bukan fatwa, kalau fatwa sudah jelas hitam putih, artinya sudah final. MPU memiliki wewenang untuk mengeluarkan  tausiah setelah ada kajian khusus terkait hal itu. menurut kami untuk sementara pemerintah atau Forkopimda Aceh menutup semua aktifitas MPTT di seluruh Aceh,” jelas Tgk Faisal Ali.

Tausiah tersebut juga keputusan  persuasif untuk melihat perkembangan kedepan di masyarakat. Dan ini bagian sangat tepat untuk menangani kekisruhan di tengah-tengah masyarakat.

Hingga saat ini jelasnya lagi, belum ada pertemuan dengan Abuya Syech Haji Amran Waly Al-Khalidi, sebagai sohibul musykillah. Walau pihaknya sudah menyarankan Abuya mengirimkan surat permintaan bersilaturrahmi ke pihaknya.

“MPU sangat terbuka untuk siapapun termasuk MPTT, kami sudah menyarankan agar Abuya mengirimkan surat untuk bersilaturrahmi, dan nantinya akan kirim surat balasan untuk bertemu. Namun yang ada surat permintaan dari pihak MPTT pengurus wilayah, bukan dari Abuya sendiri,” ungkapnya.

Beliau juga meminta kepada masyarakat Aceh, termasuk MPTT  agar menjadikan  setiap fatwa MPU sebagai landasan kegiatan keagamaan di Aceh.

Sumber : AnteroAceh.com

#aceh #mpuaceh #mptt #meulaboh #acehbarat #pemerintahaceh #bandaaceh #acehdarussalam #bangsaaceh #rakyataceh #ulamaaceh #santriaceh #fatwa #fatwaulama 

Bagian II : ▼
13 2 44 days ago

MPU Aceh Dukung Pelaku Pelecehan Seksual Dihukum Cambuk dan Pidana BANDA ACEH - Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh mendukung agar pelaku pelecehan seksual dan pemerkosaan dihukum dengan menggunakan hukum tingkat nasional (pidana). Wakil MPU Aceh, Lem Faisal Ali mengatakan, menambah ketentuan saksi terhadap pelaku pemerkosaan dan pelecehan seksual sangat dimungkinkan untuk dilakukan, agar pelaku bisa mendapatkan efek jera. "Bukan menafikan Qanun Jinayah (cambuk) tetapi menambahkan lagi dari pada hukum cambuk (Pidana) agar pelaku jera tidak ada masaalah," ucap Lem Faisal Ali kepada AJNN, Jumat (16/10). Menurut Lem Faisal, hukum Qanun Jinayah (cambuk) tetap diberlakukan pada kasus-kasus yang tidak begitu berat. Sebab, untuk merubah qanun bukan hal yang mudah untuk dilakukan. "Qanun yang sudah ada kita pertahankan, tetapi bagaimana agar ada efek jera lain terhadap pelaku kejahatan tertentu, misalnya pemerkosaan dan ada pembunuhan lagi, itu pelaku harus digunakan hukum yang lebih tinggi dari pada cambuk (pidana) agar ada efek jera," sebut Lem Faisal. Selain itu, Lem Faisal melihat dalam kejahatan pemerkosaan dan pelecehan seksual tidak berdiri sendiri, banyak pendukung yang membuat hal-hal itu terjadi, misalnya kebebasan para generasi mengakses situs pornografi dan pendidikan karakter yang lemah. "Pendidikan karakter kita lemah, banyak hal yang mendukung kejahatan itu, banyak hal yang harus kita perbaiki agar apapun jenis kejahatan itu bisa kita tekan," tuturnya. Sumber : AJNN . . . #acehdalamkata#MPUaceh#lemfaisal#hukumanjinayah#cambuk#pidana#pelecehanseksual#pemerkosaan

MPU Aceh Dukung Pelaku Pelecehan Seksual Dihukum Cambuk dan Pidana 

BANDA ACEH - Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh mendukung agar pelaku pelecehan seksual dan pemerkosaan dihukum dengan menggunakan hukum tingkat nasional (pidana). 

Wakil MPU Aceh, Lem Faisal Ali mengatakan, menambah ketentuan saksi terhadap pelaku pemerkosaan dan pelecehan seksual sangat dimungkinkan untuk dilakukan, agar pelaku bisa mendapatkan efek jera.
11 0 44 days ago

Observasi Lapangan : Tim PKU MPU Kota Banda Aceh Today 😊 #mpuaceh #mpukotabandaaceh #mpuatim #asnmpu #14102020

Observasi Lapangan : Tim PKU MPU Kota Banda Aceh 
Today 😊
#mpuaceh
#mpukotabandaaceh
#mpuatim 
#asnmpu
#14102020
3 0 47 days ago

MPU Aceh: Jual Chip Game Haram dan Tidak Bermanfat DIALEKSIS.COM Banda Aceh - Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh menegaskan transaksi jual beli chip game seperti PUPG, domino dan game lainnya adalah haram. Hal itu disampaikan Wakil Ketua MPU Aceh, Tgk H Faisal Ali saat dihubungi Dialeksis.com, Selasa (6/10/2020). "Dasar menyatakan haram karena di situ mengandung judi, menghabiskan waktu sia-sia, tidak bertanggung jawab, orang jadi kasar dalam berbicara dan berprilaku, serta banyak sekali sisi-sisi keharaman lainnya," jelas ulama yang akrab disapa Lem Faisal itu. Ia meminta agar anak-anak muda mencoba mengupayakan pekerjaan-pekerjaan yang bermanfaat, lebih produktif, dibarengi dengan usaha dan belajar sungguh-sungguh. "Suasana pandemi Covid-19 ini jika dimanfaatkan dengan bijak kan cukup bagus, misalnya dengan aktivitas pertanian dan kreasi-kreasi lainnya. Jangan menghabiskan waktu kepada permainan yang tidak ada manfaatnya," jelas ulama yang juga pimpinan pondok Pesantren Mahyal Ulum Al-Aziziyah. "Kegiatan yang produktif seperti ini yang perlu dan harusnya sangat penting dilakukan. Sebab kita tidak menginginkan generasi Aceh ini menjadi yang tidak produktif ke depan," tambahnya. Selanjut, Lem Faisal juga meminta keterlibatan masyarakat supaya tidak melakukan transaksi tersebut. Menurutnya, energi pemerintah tidak cukup kuat mengontrol hal ini karena sedang fokus menangani pandemi Covid-19. "Kalau pemerintah kan butuh energi, apalagi sedang mengatasi kondisi pandemi sekarang. Masyarakatlah yang hanya bisa membatasi transaksi itu sendiri," jelasnya. "Untuk para pemuda-pemudi kami, carilah rezeki-rezeki yang halal, yang baik dan tidak merusak. Jauhilah perbuatan-perbuatan yang tidak bermanfaat. Itu saja pesan dari MPU Aceh," pungkas Ketua Tanfidziyah PWNU Aceh Periode 2015-2020. #mpuaceh #lemfaisal #pwnuaceh #fatwampu #chipgameonline #pubgaceh #pandemicovid19 #dialeksis #dialeksisnews #dialeksis.com

MPU Aceh: Jual Chip Game Haram dan Tidak Bermanfat

DIALEKSIS.COM  Banda Aceh - Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh menegaskan transaksi jual beli chip game seperti PUPG, domino dan game lainnya adalah haram.

Hal itu disampaikan Wakil Ketua MPU Aceh, Tgk H Faisal Ali saat dihubungi Dialeksis.com, Selasa (6/10/2020).
11 0 54 days ago

MPU Aceh: Jual Beli Chip Game Domino Haram, Ini Penjelasannya BANDA ACEH - Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh menilai kegandrungan masyarakat Aceh lintas usia terhadap game Higgs Domino, salah satu game berbasis internet dewasa ini sudah cukup meresahkan. Kondisi tersebut diperparah dengan adanya sarana top up (isi ulang) chip (koin emas) agar para gamer bisa terus memainkannya. Dengan keinginan bisa mendapatkan untung lebih besar agar terus bisa menikmati game tersebut. Karena, seperti diketahui, syarat memainkan game tersebut adalah memiliki chip. Jika tidak, meski sudah memiliki ID game, para gamer tidak bisa melakukan rool slot game tersebut. Tak ayal, para pecinta game Higgs Domino di platform berbasis Android dan IOS ini pun rela melakukan top up berulang kali. Mereka melakukan top up melalui provider atau penyedia jasa Internet, agar terus bisa main hingga menang besar. Parahnya lagi, belakangan ada pula jasa jual beli chip atau koin emas game Higgs Domino di provider dan melalui e commerce (jual beli online). Harganya pun beragam, misal 1 B koin game Higgs Domino dijual Rp 75.000 sampai Rp 80.000. Harganya pun bisa lebih mahal, tergantung berapa jumlah koin emas yang ingin dibeli. Tak hanya itu, transaksi jual beli chip emas game Higgs Domino juga mulai dilakukan para penikmat game ini secara langsung, tidak lagi secara online. Para pemainnya, saban hari sibuk mengundi keberuntungan melalui game yang dimainkan melalui telepon pintar tersebut. Jika memang besar, maka pundi-pundi koin emas yang sudah didapatnya itu akan dijual kepada orang yang membutuhkan. Transkasinya cukup mudah, gamer yang butuh chip tinggal datang ke gamer lain yang memiliki chip jumlah besar. Kasih uang dengan harga yang telah ditentukan, lalu si penjual tinggal mengirim chip ke si pembeli dengan memasukkan ID. Atas kondisi itu, MPU Aceh memandang game tersebut sudah menjurus kepada game judi online. Menurut Wakil Ketua MPU Aceh, Tgk H Faisal Ali atau akrab disapa Lem Faisal atau Abu Sibreh, Highs Domino adalah judi online yang membuat para penggemarnya ketagihan. Sambungan👇

MPU Aceh: Jual Beli Chip Game Domino Haram, Ini Penjelasannya

BANDA ACEH - Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh menilai kegandrungan masyarakat Aceh lintas usia terhadap game Higgs Domino, salah satu game berbasis internet dewasa ini sudah cukup meresahkan.

Kondisi tersebut diperparah dengan adanya sarana top up (isi ulang) chip (koin emas) agar para gamer bisa terus memainkannya.

Dengan keinginan bisa mendapatkan untung lebih besar agar terus bisa menikmati game tersebut. Karena, seperti diketahui, syarat memainkan game tersebut adalah memiliki chip.

Jika tidak, meski sudah memiliki ID game, para gamer tidak bisa melakukan rool slot game tersebut. Tak ayal, para pecinta game Higgs Domino di platform berbasis Android dan IOS ini pun rela melakukan top up berulang kali.

Mereka melakukan top up melalui provider atau penyedia jasa Internet, agar terus bisa main hingga menang besar. Parahnya lagi, belakangan ada pula jasa jual beli chip atau koin emas game Higgs Domino di provider dan melalui e commerce (jual beli online).

Harganya pun beragam, misal 1 B koin game Higgs Domino dijual Rp 75.000 sampai Rp 80.000. Harganya pun bisa lebih mahal, tergantung berapa jumlah koin emas yang ingin dibeli.

Tak hanya itu, transaksi jual beli chip emas game Higgs Domino juga mulai dilakukan para penikmat game ini secara langsung, tidak lagi secara online. Para pemainnya, saban hari sibuk mengundi keberuntungan melalui game yang dimainkan melalui telepon pintar tersebut.

Jika memang besar, maka pundi-pundi koin emas yang sudah didapatnya itu akan dijual kepada orang yang membutuhkan. Transkasinya cukup mudah, gamer yang butuh chip tinggal datang ke gamer lain yang memiliki chip jumlah besar.

Kasih uang dengan harga yang telah ditentukan, lalu si penjual tinggal mengirim chip ke si pembeli dengan memasukkan ID. Atas kondisi itu, MPU Aceh memandang game tersebut sudah menjurus kepada game judi online.

Menurut Wakil Ketua MPU Aceh, Tgk H Faisal Ali atau akrab disapa Lem Faisal atau Abu Sibreh, Highs Domino adalah judi online yang membuat para penggemarnya ketagihan.

Sambungan👇
7 1 55 days ago

#MPUAceh #GameDomino #JualBeliChipGame #ChipGameDomino #Haram "Jadi kita lihat ciri-cirinya yang merugikan, rugi harta rugi waktu, lalai," kata Lem Faisal https://aceh.tribunnews.com/2020/10/05/mpu-aceh-jual-beli-chip-game-domino-haram-ini-penjelasannya

#MPUAceh 
#GameDomino 
#JualBeliChipGame 
#ChipGameDomino 
#Haram
907 50 55 days ago

TAP– Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh merasa prihatin dengan tingginya kasus kekerasan seksual terhadap anak di Aceh. “Apapun itu kemungkaran, kemaksiatan, tetap itu menjadi keprihatinan kita bersama terkait anak-anak,” kata Wakil Ketua MPU Aceh, Teungku Faisal Ali, saat dikonfirmasi, Sabtu, 3 Oktober 2020. Bukan hanya kasus kekerasan terhadap anak-anak, tapi juga apapun yang namanya kejahatan harus mendapatkan perhatian bersama. Ia mengatakan, seharusnya dalam suasana pandemik Covid-19 semua harus lebih mendekatkan diri kepada Sang Pencipta. Apalagi perbuatan yang dilakukan bertentangan dengan nilai-nilai kedekatan kepada Allah. “Apapun kemaksiatan itu sangat prihatin dan sangat tidak baik dilakukan dalam situasi seperti ini,” ujar Teungku Faisal Ali atau lebih dikenal dengn Teungku Lem Faisal. Baca Selengkapnya di www.theacehpost.com Atau klik link di bio 👆 #acehpost #beritaaceh #acehviral #infoaceh #kabarterkini #kabaraceh #infoacehtimur #acehinfo #infobandaaceh #acehselatan #aceh #acehbarat #acehtengah #acehtimur #acehutara #acehtamiang #acehjaya #acehtenggara #acehsingkil #kabaraceh #fakta #covid_19 #corona #mpuaceh #acehviral #kekerasananak #beritaviral #kotabandaaceh

TAP– Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh merasa prihatin dengan tingginya kasus kekerasan seksual terhadap anak di Aceh.

“Apapun itu kemungkaran, kemaksiatan, tetap itu menjadi keprihatinan kita bersama terkait anak-anak,” kata Wakil Ketua MPU Aceh, Teungku Faisal Ali, saat dikonfirmasi, Sabtu, 3 Oktober 2020.

Bukan hanya kasus kekerasan terhadap anak-anak, tapi juga apapun yang namanya kejahatan harus mendapatkan perhatian bersama.

Ia mengatakan, seharusnya dalam suasana pandemik Covid-19 semua harus lebih mendekatkan diri kepada Sang Pencipta. Apalagi perbuatan yang dilakukan bertentangan dengan nilai-nilai kedekatan kepada Allah.

“Apapun kemaksiatan itu sangat prihatin dan sangat tidak baik dilakukan dalam situasi seperti ini,” ujar Teungku Faisal Ali atau lebih dikenal dengn Teungku Lem Faisal.

Baca Selengkapnya di www.theacehpost.com
Atau klik link di bio 👆

#acehpost #beritaaceh #acehviral #infoaceh #kabarterkini #kabaraceh #infoacehtimur #acehinfo #infobandaaceh #acehselatan #aceh #acehbarat #acehtengah #acehtimur #acehutara #acehtamiang #acehjaya #acehtenggara #acehsingkil #kabaraceh #fakta #covid_19 #corona #mpuaceh #acehviral #kekerasananak #beritaviral #kotabandaaceh
24 1 57 days ago

BLANGPIDIE, ANTEROACEH.com - Puluhan pemuda yang tergabung dalam pemuda pecinta ulama menggelar aksi damai Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) menggelar aksi damai di pusat Kota Blangpidie, Selasa, (29/9/2020). Dalam aksi itu, puluhan pemuda tersebut diam tanpa adanya orasi yang disampaikan. Bahkan di spanduk yang mereka bawa bertuliskan ‘Aksi diam dan damai pemuda pencinta 'ulama. Dilokasi terlihat sejumlah personel polisi di bantu Satpol-PP Abdya berjaga untuk memberikan pengawalan. Koordinator lapangan, Masrian Mizani disela-sela aksi kepada anteroaceh.com mengatakan, pemuda cinta ulama meminta Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) dan Forkopimda Aceh segera turun tangan guna mengakhiri kisruh umat akhir-akhir ini terjadi di Abdya. "Ada berapa pernyataan sikap yang kita sampaikan agar persoalan umat yang terjadi di Abdya segera tertangani," ungkap Masrian. Masrian menyebutkan, adapun pernyataan sikap yang pertama yang ingin disampaikan yakni, meminta MPU dan Forkopimda Aceh untuk segera menyelesaikan persoalan umat yang terjadi di Abdya. “Keduapemuda pencinta ulama memohon kepada seluruh ulama untuk bersatu dalam membimbing dan membina umat,” tambahnya. Masrian berharap agar masyarakat Abdya mau merawat persatuan antar sesama dalam bingkai ukhuwah islamiyah. "Yang perlu kita garis bawahi, jika kita semua ini saudara, maka dari itu, kami memohon agar MPU dan Pemerintah Aceh mencari jalan tengah supaya kisruh diantara dua kubu ini segera terselesaikan dengan baik," harapnya. Setelah melaksanakan aksi damai, puluhan pemuda pencinta ulama Abdya, membubarkan diri secara tertib di lapangan persada blangpidie sekitar pukul 12.00 WIB. Sumber : AnteroAceh.com #unjukrasa #aksidamai #abdya #rakyataceh #majelisulamaindonesia #mpuaceh @muipusat51 @mpuaceh

BLANGPIDIE, ANTEROACEH.com - Puluhan pemuda yang tergabung dalam pemuda pecinta ulama menggelar aksi damai Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) menggelar aksi damai di pusat Kota Blangpidie, Selasa, (29/9/2020).

Dalam aksi itu, puluhan pemuda tersebut diam tanpa adanya orasi yang disampaikan.
Bahkan di spanduk yang mereka bawa bertuliskan ‘Aksi diam dan damai pemuda pencinta 'ulama.

Dilokasi terlihat sejumlah personel polisi di bantu Satpol-PP Abdya berjaga untuk memberikan pengawalan.

Koordinator lapangan, Masrian Mizani disela-sela  aksi kepada anteroaceh.com mengatakan, pemuda cinta ulama  meminta Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) dan Forkopimda Aceh segera turun tangan guna mengakhiri kisruh umat akhir-akhir ini terjadi di Abdya.
5 0 2 months ago

TAPAKTUAN - Turnamen High Domino Island FaFaFa yang rencananya akan diselenggarakan di salah satu rumah makan di kawasan Samadua, Aceh Selatan pada 26 September 2020 mendatang telah dibatalkan. Pembatalan turnamen yang memperebutkan total hadiah Rp 2 juta itu menyusul telah dikeluarkannya fatwa haram tentang permainan high domino island dari Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh Selatan. Kepala Sekretariat MPU Aceh Selatan, Teuku Masrizal, saat dihubungi anteroaceh.com, Selasa (22/9/2020) membenarkan jika turnamen High Domino Island tersebut dibatalkan. "Benar, kita dari MPU Aceh Selatan sudah membatalkan turnamen high domino fafa yang akan dilaksanakan di Kecamatan Samadua," ungkapnya. Menurut Masrizal, game fafa sudah memasuki katagori game judi online. Bahkan, kata dia, game Domino Island juga merupakan turunan dari game PUBG, dimana fatwa haram game PUBG sudah duluan dikeluarkan oleh MPU Aceh. "Permainan ini kan sudah termasuk kategori judi, hanya saja ini judi online, jadi yang dinamakan judi sudah pasti diharamkan, maka dari itulah kita tetap membatalkan turnamen high domino island tersebut," jelasnya. Masrizal mengaku, jika MPU Aceh Selatan sudah berkoordinasi dengan Polsek Samadua, Satpol-PP dan Keuchik tempat turmanen itu diadakan, supaya tidak melanjutkan turnamen High Domino Island tersebut. "Disini perlu kami sampaikan juga, yang melakukan eksekusi bukanlah MPU Aceh Selatan, namun arah eksekusi merupakan ranahnya pihak polisi dan Satpol-PP, karena MPU hanya sebatas mengeluarkan fatwa saja," pungkasnya. Sumber : AnteroAceh.com #chip #game #gameonline #mpuaceh #aceh #rakyataceh #acehselatan

TAPAKTUAN - Turnamen High Domino Island FaFaFa yang rencananya akan diselenggarakan di salah satu rumah makan di kawasan Samadua, Aceh Selatan pada 26 September 2020 mendatang telah dibatalkan.

Pembatalan turnamen yang memperebutkan total hadiah Rp 2 juta itu menyusul telah dikeluarkannya fatwa haram tentang permainan high domino island dari Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh Selatan.

Kepala Sekretariat MPU Aceh Selatan, Teuku Masrizal, saat dihubungi anteroaceh.com, Selasa (22/9/2020) membenarkan jika turnamen High Domino Island tersebut dibatalkan.
2 0 2 months ago

Ulama dan Cendikiawan Aceh #mpuaceh #mpuatim #asnmpu #16092020

Ulama dan Cendikiawan Aceh
#mpuaceh 
#mpuatim
#asnmpu
#16092020
4 0 2 months ago

Nyan hai rakan lon ban Sigom Aceh. Bekle Laloe Ngoen Peng Hareum Bekle laloe bak Buet yang Hareum. Kajeut mita yg Haleu... #MPUAceh tersebar d sosmed

Nyan hai rakan lon ban Sigom Aceh. Bekle Laloe Ngoen Peng Hareum Bekle laloe bak Buet yang Hareum. Kajeut mita yg Haleu... 
#MPUAceh tersebar d sosmed
217 8 2 months ago

“Diantara semua ibadah ada beberapa ibadah apabila di kerjakan akan mendapatkan fahala yg berlipat ganda di sisi Allah di antaranya berpuasa di bulan Muharram” #jangan lupa puasa tasua dan asyura' #tastafiaceh #tanyoelangsa #tanyoeaceh #mpuaceh #almaidahlangsa #hudaaceh

“Diantara semua ibadah ada beberapa ibadah apabila di kerjakan akan mendapatkan fahala yg berlipat ganda di sisi Allah di antaranya berpuasa di bulan Muharram”
#jangan lupa puasa tasua dan asyura'

#tastafiaceh
#tanyoelangsa
#tanyoeaceh 
#mpuaceh 
#almaidahlangsa 
#hudaaceh
24 0 3 months ago

Kunjungan Silaturrahmi Ketua, Wakil Ketua dan Rombongan Mahkamah Syar'iyah Aceh pada MPU Aceh. (Selasa tgl 25 Agustus 2020). #MSAceh #peradilanagama #peradilan #badilagmahkamahagungri #bandaaceh #mpuaceh

Kunjungan Silaturrahmi Ketua, Wakil Ketua dan Rombongan Mahkamah Syar'iyah Aceh pada MPU Aceh. (Selasa tgl 25 Agustus 2020).

#MSAceh #peradilanagama #peradilan #badilagmahkamahagungri #bandaaceh #mpuaceh
18 0 3 months ago

Berikut 11 poin pengurusan jenazah Covid-19 hasil fatwa MPU Aceh. Hukum Tajhiz mayat adalah fardhu kifayah meliputi memandikan, mengkafankan, menshalatkan dan menguburkan. Hukum memandikan mayat yang positif Covid-19 adalah fardhu kifayah selama petugas mungkin memelihara dirinya dari terpapar virus Covid-19. Hukum memandikan mayat yang positif Covid-19 adalah wajib digantikan dengan tayammum apabila petugas tidak mungkin menjaga dirinya dari terpapar virus Covid-19. Memandikan mayat positif Covid-19 minimal dengan mengucurkan air keseluruh tubuh mayat setelah disucikan najis dan menyumbat lubang-lubang yang berpotensi keluarnya cairan. Anggota tubuh yang ditayammumkan adalah wajah dan kedua tangan secara langsung dengan tanah yang suci dan berdebu. Mayat positif Covid-19 dalam keadaan darurat dapat dibungkus dengan kantong pengaman setelah terlebih dahulu dikafani dengan kain kafan. Mayat positif Covid-19 wajib disalatkan sesuai ketentuan syar’i sebelum dikuburkan. Mayat positif Covid-19 wajib dipastikan menghadap kiblat sewaktu dikuburkan. Mayat positif Covid-19 yang tidak dimandikan dan tidak ditayammumkan, maka tidak sah disalatkan. Mayat positif Covid-19 yang muslim wajib dikuburkan dengan mengikuti ketentuan syariat. Tausyiah. Pihak rumah sakit yang menangani pasien atau jenazah positif Covid-19 diharapkan untuk bekerja secara humanis dan sistematis serta bersikap adil dalam menerapkan kebijakan.#mpuaceh#jenazahcovid19

Berikut 11 poin pengurusan jenazah Covid-19 hasil fatwa MPU Aceh.

Hukum Tajhiz mayat adalah fardhu kifayah meliputi memandikan, mengkafankan, menshalatkan dan menguburkan.

Hukum memandikan mayat yang positif Covid-19 adalah fardhu kifayah selama petugas mungkin memelihara dirinya dari terpapar virus Covid-19.

Hukum memandikan mayat yang positif Covid-19 adalah wajib digantikan dengan tayammum apabila petugas tidak mungkin menjaga dirinya dari terpapar virus Covid-19.

Memandikan mayat positif Covid-19 minimal dengan mengucurkan air keseluruh tubuh mayat setelah disucikan najis dan menyumbat lubang-lubang yang berpotensi keluarnya cairan.

Anggota tubuh yang ditayammumkan adalah wajah dan kedua tangan secara langsung dengan tanah yang suci dan berdebu.

Mayat positif Covid-19 dalam keadaan darurat dapat dibungkus dengan kantong pengaman setelah terlebih dahulu dikafani dengan kain kafan.

Mayat positif Covid-19 wajib disalatkan sesuai ketentuan syar’i sebelum dikuburkan.

Mayat positif Covid-19 wajib dipastikan menghadap kiblat sewaktu dikuburkan.

Mayat positif Covid-19 yang tidak dimandikan dan tidak ditayammumkan, maka tidak sah disalatkan.

Mayat positif Covid-19 yang muslim wajib dikuburkan dengan mengikuti ketentuan syariat.

Tausyiah. Pihak rumah sakit yang menangani pasien atau jenazah positif Covid-19 diharapkan untuk bekerja secara humanis dan sistematis serta bersikap adil dalam menerapkan kebijakan.#mpuaceh#jenazahcovid19
0 0 3 months ago

MUI dari awai dibentuk ka geutempatkan droe bak teungoh antara masyarakat ngon pemerintah #aceh #muiindonesia #muiaceh #mpuaceh #pemerintahindonesia #pemerintah

MUI dari awai dibentuk ka geutempatkan droe bak teungoh antara masyarakat ngon pemerintah
#aceh  #muiindonesia  #muiaceh #mpuaceh #pemerintahindonesia #pemerintah
0 0 3 months ago

Mui geudukung pemerintah ngon peduli keumaslahatan ummat #mui #muiindonesia #mpuaceh #muiaceh #aceh #ulama #pemerintah #pemerintahindonesia

Mui geudukung pemerintah ngon peduli keumaslahatan ummat

#mui #muiindonesia #mpuaceh #muiaceh #aceh  #ulama  #pemerintah #pemerintahindonesia
0 0 3 months ago

Ulama dan MUI geu jaga ummat Indonesia #umat #fatwamui #fatwa #muipusat #mpuaceh

Ulama dan MUI geu jaga ummat Indonesia #umat #fatwamui #fatwa #muipusat #mpuaceh
0 0 3 months ago

Dari awai dibentuk sampoe jinoe MUI ka geuteumpatkan droe di teungoh masyarakat ngon pemerintah #mui #indonesia #muiindonesia #fatwamui #aceh #mpumalanga #mpuaceh #mpuaceh

Dari awai dibentuk sampoe jinoe MUI ka geuteumpatkan droe di teungoh masyarakat ngon pemerintah

#mui #indonesia #muiindonesia #fatwamui #aceh #mpumalanga #mpuaceh #mpuaceh
0 0 3 months ago

MUI seubagoe lembaga independen nyang geutampong Ulama ngon cendekiawan Islam untuk geujaga Umat Islam di Indonesia #muiindonesia #mpu #mpuaceh #aceh #fatwaulama #ulamaaceh #lembagasakinahislami #frontpembelaislam_fpi #ulama #ulamanusantara #ulamaindonesia

MUI seubagoe lembaga independen nyang geutampong Ulama ngon cendekiawan Islam untuk geujaga Umat Islam di Indonesia

#muiindonesia #mpu #mpuaceh #aceh #fatwaulama #ulamaaceh #lembagasakinahislami #frontpembelaislam_fpi #ulama #ulamanusantara #ulamaindonesia
0 0 3 months ago

“Zaman terus berjalan dari sejak,awal penciptaan langit dan bumi.Satu tahun ada dua belas bulan di antaranya ada empat bulan haram (suci),tiga bulan berurutan, yaitu Dzul Qa'dah, Dzul Hijjah dan Al -muharam serta Rajab yg berada antara jumadil (akhir) dan Syakban ” (H.R BUKHARI) #satumuharam#tastafiaceh #hudaaceh #amsala #mpuaceh

“Zaman terus berjalan dari sejak,awal penciptaan langit dan bumi.Satu tahun ada dua belas bulan di antaranya ada empat bulan haram (suci),tiga bulan berurutan, yaitu Dzul Qa'dah, Dzul Hijjah dan Al -muharam serta Rajab yg berada antara jumadil (akhir) dan Syakban ” (H.R BUKHARI)

#satumuharam#tastafiaceh #hudaaceh #amsala #mpuaceh
22 0 3 months ago

Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Kota Banda Aceh melakukan audiensi dengan Dinas Syariat Islam (DSI), Majelis Adat Aceh (MAA) dan Satpol-PP/WH di Aula MPU, Kota Banda Aceh, Kamis (6/8).⠀ ⠀ Ketua MPU Kota Banda Aceh Tgk Damanhuri Basyir M.Ag mengatakan, audiensi ini dilakukan untuk mengkaji permasalahan hukum bermain domino yang sedang marak di beberapa tempat di Kota Banda Aceh.⠀ ⠀ “Topik kita hari ini kajian masalah domino yang sudah menggejala dan meresahkan warga Kota Banda Aceh,” katanya. Menurutnya, secara hukum Islam segala sesuatu perbuatan walaupun perbuatan itu halal namun menjurus kepada perbuatan yang diharamkan maka hukumnya adalah haram.⠀ ⠀ “Untuk itu kita mengambil langkah dan sikap mestinya domino dihilangkan di Banda Aceh,” imbuhnya.⠀ ⠀ Sementara itu, Kepala Dinas Syariat Islam Kota Banda Aceh Alizar, S.Ag, M.Hum meminta kepada MPU Kota Banda Aceh agar mengeluarkan rekomendasi dalam bentuk tausiah kepada Wali Kota Banda Aceh untuk mengatur regulasi dalam menindak para pemain domino.⠀ ⠀ “Jadi kita harap MPU mengeluarkan sebuah tausiah tentang hukum bermain domino sehingga pemko mengeluarkan kebijakan yang menjadi landasan petugas sebelum bertindak,” pintanya.⠀ ⠀ Menanggapi hal tersebut, Tgk Damhuri berencana akan mengeluarkan tausiah kepada Wali Kota Banda Aceh dalam waktu dekat ini.⠀ ⠀ “Jadi kita nanti hanya membuat tausiah lalu kita sampaikan kepada wali kota untuk mengeluarkan kebijakan. Kebijakan itulah yang bisa menjadi pegangan bagi petugas di lapangan,” tanggapnya.⠀ Ia berharap, nantinya kebijakan yang akan ditetapkan oleh Wali Kota Banda Aceh dapat memberi dampak positif bagi warga Kota Banda Aceh. Pasalnya, bermain domino dinilai rentan menjurus ke perjudian yang dapat meresahkan warga.⠀ ⠀ “Kami minta lebih baik waktu kosong digunakan kepada perbuatan-perbuatan yang baik seperti membaca, diskusi, duduk bersama keluarga itu jauh lebih baik dari pada membuang masa di warung kopi bermain domino, apalagi sampai meninggalkan salat,” harapnya.⠀ ⠀ Baca Selengkapnya ⤵⤵⤵ . . Source : News Banda Aceh #Domina #HukumIslam #MPUAceh #DinasSyariatIslam

Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Kota Banda Aceh melakukan audiensi dengan Dinas Syariat Islam (DSI), Majelis Adat Aceh (MAA) dan Satpol-PP/WH di Aula MPU, Kota Banda Aceh, Kamis (6/8).⠀
⠀
Ketua MPU Kota Banda Aceh Tgk Damanhuri Basyir M.Ag mengatakan, audiensi ini dilakukan untuk mengkaji permasalahan hukum bermain domino yang sedang marak di beberapa tempat di Kota Banda Aceh.⠀
⠀
“Topik kita hari ini kajian masalah domino yang sudah menggejala dan meresahkan warga Kota Banda Aceh,” katanya. Menurutnya, secara hukum Islam segala sesuatu perbuatan walaupun perbuatan itu halal namun menjurus kepada perbuatan yang diharamkan maka hukumnya adalah haram.⠀
⠀
“Untuk itu kita mengambil langkah dan sikap mestinya domino dihilangkan di Banda Aceh,” imbuhnya.⠀
⠀
Sementara itu, Kepala Dinas Syariat Islam Kota Banda Aceh Alizar, S.Ag, M.Hum meminta kepada MPU Kota Banda Aceh agar mengeluarkan rekomendasi dalam bentuk tausiah kepada Wali Kota Banda Aceh untuk mengatur regulasi dalam menindak para pemain domino.⠀
⠀
“Jadi kita harap MPU mengeluarkan sebuah tausiah tentang hukum bermain domino sehingga pemko mengeluarkan kebijakan yang menjadi landasan petugas sebelum bertindak,” pintanya.⠀
⠀
Menanggapi hal tersebut, Tgk Damhuri berencana akan mengeluarkan tausiah kepada Wali Kota Banda Aceh dalam waktu dekat ini.⠀
⠀
“Jadi kita nanti hanya membuat tausiah lalu kita sampaikan kepada wali kota untuk mengeluarkan kebijakan. Kebijakan itulah yang bisa menjadi pegangan bagi petugas di lapangan,” tanggapnya.⠀

Ia berharap, nantinya kebijakan yang akan ditetapkan oleh Wali Kota Banda Aceh dapat memberi dampak positif bagi warga Kota Banda Aceh. Pasalnya, bermain domino dinilai rentan menjurus ke perjudian yang dapat meresahkan warga.⠀
⠀
“Kami minta lebih baik waktu kosong digunakan kepada perbuatan-perbuatan yang baik seperti membaca, diskusi, duduk bersama keluarga itu jauh lebih baik dari pada membuang masa di warung kopi bermain domino, apalagi sampai meninggalkan salat,” harapnya.⠀
⠀
Baca Selengkapnya ⤵⤵⤵
.
.

Source : News Banda Aceh

#Domina #HukumIslam #MPUAceh #DinasSyariatIslam
123 5 3 months ago

#DoitTimes @doitnesia Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh menyatakan, pelaksanaan fardhu kifayah terhadap jenazah korban Covid-19 oleh tim medis Rumah Sakit Umum Zainoel Abidin (RSUZA) Banda Aceh sudah sesuai dengan ketentuan syariat Islam. Hal itu disampaikan Wakil Ketua MPU Aceh, Tgk H Faisal Ali, kepada Serambi, seusai Rapat Majelis MPU Aceh terkait Fatwa tentang Tata Cara Pelaksanaan Tajhiz Mayat Covid-19 Menurut Tinjauan Fiqh, Kamis (23/7/2020). #doitnesia/intn . . . Sumber : serambi Temukan info lainnya : @doitproject.id @doclean.id @dotukang @rumahdoit @dodesign.studio . doitnesia.com . #MPUAceh#JenazahCovid-19 #Covid-19 #MediaLawanCovid19 #corona

#DoitTimes  @doitnesia 
Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh menyatakan, pelaksanaan fardhu kifayah terhadap jenazah korban Covid-19 oleh tim medis Rumah Sakit Umum Zainoel Abidin (RSUZA) Banda Aceh sudah sesuai dengan ketentuan syariat Islam. 

Hal itu disampaikan Wakil Ketua MPU Aceh, Tgk H Faisal Ali, kepada Serambi, seusai Rapat Majelis MPU Aceh terkait Fatwa tentang Tata Cara Pelaksanaan Tajhiz Mayat Covid-19 Menurut Tinjauan Fiqh, Kamis (23/7/2020). #doitnesia/intn
.
.
.
Sumber : serambi
Temukan info lainnya : @doitproject.id  @doclean.id  @dotukang  @rumahdoit  @dodesign.studio
.
doitnesia.com
.
#MPUAceh#JenazahCovid-19 #Covid-19 #MediaLawanCovid19 #corona
6 0 4 months ago

_ Meninggalkan shalat bukanlah hal yang ringan tanggung jawabnya di hadapan Allah ﷻ. Dalam kitab Irsyâdu al-‘Ibâd karya Syekh Zainuddin al-Malibari dalam bab Fadhlish Shalâtil Maktûbah dijelaskan bahwa ada 15 siksaan yang akan diberikan kepada orang-orang yang meninggalkan shalat. Enam siksaan ketika di dunia, tiga siksaan ketika meninggal, tiga siksaan ketika di alam kubur, dan tiga siksaan ketika dibangkitkan dari alam kubur. Enam siksaan di dunia: (1) dicabut keberkahan umurnya; (2) dihilangkan tanda-tanda keshalihan diwajahnya; (3) segala amal baiknya tidak akan mendapatkan pahala; (4) doanya tidak akan dikabulkan; (5) tidak mendapatkan bagian doa dari doanya orang-orang shalih; (6) akan dibenci oleh kebanyakan orang. . Tiga siksaan ketika meninggal: (1) mati dalam kondisi terhina; (2) mati dalam kondisi lapar; (3) mati dalam kondisi haus, yang apabila diminumkan satu lautan pun tidak mungkin akan dapat menghilangkan dahagaya. . Sedangkan tiga siksaan di alam kubur: (1) kuburannya menyempit sehingga tulang-tulang rusuk saling bersimpangan; (2) ruang kubur dipenuhi api sehingga sehari-hari hidup bergelimangan di atas bara; (3) di alam kuburnya akan ditemani ular besar utusan Allah untuk menyiksa yang diberi nama Asy-Syuja’ Al Aqra’. . Tiga siksaan ketika dibangkitkan dari kubur menuju padang makhsyar: (1) hisab yang berat; (2) dibenci Allah ﷻ; (3) dimasukkan ke dalam neraka. (Syekh Zainuddin ibn Abdul Aziz al-Malibari, Irsyâdu al-‘Ibâd, Semarang: Toha Putra. hlm. 12). Semoga kita semua termasuk orang-orang yang selalu istiqamah menjaga shalat 5 waktu dan dijauhkan dari siksa-siksa-Nya Amiin.. . #acehlonsayang #aceh #acehviral #acehhits #ulamaaceh #majelisulamaindonesia #mpuaceh #nuonline #acehquotes #acehindah #acehindonesia #acehindatu #pbnu

_

Meninggalkan shalat bukanlah hal yang ringan tanggung jawabnya di hadapan Allah ﷻ. Dalam kitab Irsyâdu al-‘Ibâd karya Syekh Zainuddin al-Malibari dalam bab Fadhlish Shalâtil Maktûbah dijelaskan bahwa ada 15 siksaan yang akan diberikan kepada orang-orang yang meninggalkan shalat. Enam siksaan ketika di dunia, tiga siksaan ketika meninggal, tiga siksaan ketika di alam kubur, dan tiga siksaan ketika dibangkitkan dari alam kubur.

Enam siksaan di dunia: (1) dicabut keberkahan umurnya; (2) dihilangkan tanda-tanda keshalihan diwajahnya; (3) segala amal baiknya tidak akan mendapatkan pahala; (4) doanya tidak akan dikabulkan; (5) tidak mendapatkan bagian doa dari doanya orang-orang shalih; (6) akan dibenci oleh kebanyakan orang. 
.
Tiga siksaan ketika meninggal: (1) mati dalam kondisi terhina; (2) mati dalam kondisi lapar; (3) mati dalam kondisi haus, yang apabila diminumkan satu lautan pun tidak mungkin akan dapat menghilangkan dahagaya.
.

Sedangkan tiga siksaan di alam kubur: (1) kuburannya menyempit sehingga tulang-tulang rusuk saling bersimpangan; (2) ruang kubur dipenuhi api sehingga sehari-hari hidup bergelimangan di atas bara; (3) di alam kuburnya akan ditemani ular besar utusan Allah untuk menyiksa yang diberi nama Asy-Syuja’ Al Aqra’.
.

Tiga siksaan ketika dibangkitkan dari kubur menuju padang makhsyar: (1) hisab yang berat; (2) dibenci Allah ﷻ; (3) dimasukkan ke dalam neraka.
 (Syekh Zainuddin ibn Abdul Aziz al-Malibari, Irsyâdu al-‘Ibâd, Semarang: Toha Putra. hlm. 12). 

Semoga kita semua termasuk orang-orang yang selalu istiqamah menjaga shalat 5 waktu dan dijauhkan dari siksa-siksa-Nya Amiin..
.
#acehlonsayang #aceh #acehviral #acehhits #ulamaaceh #majelisulamaindonesia #mpuaceh #nuonline #acehquotes #acehindah #acehindonesia #acehindatu #pbnu
15 0 4 months ago

"Masih bisa dilaksanakan salat seperti biasa (berjemaah). Kita harapkan khatib mempersingkat sedikit bacaan khotbah," ujar Wakil Ketua MPU Aceh, Teungku H Faisal Ali alias Lem Faisal kepada acehkini, Rabu (22/7). ⁣ ⁣ Lem Faisal menuturkan, pelaksanaan salat Idul Adha berjemaah tetap harus menerapkan protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran virus Corona. Misalnya, memakai masker dan membawa sajadah sendiri. "Tapi tidak perlu menjaga jarak saf," tuturnya. ⁣ ⁣ Menurutnya, jemaah tidak dianjurkan bersalam-salaman dan cipika-cipiki seusai salat Hari Raya Qurban tersebut. ⁣ ⁣ Lem menyebut semua tata cara pelaksanaan salat Idul Adha berjemaah masih berpegang pada tausyiah mengenai tata cara pelaksanaan salat Idul Fitri 1441 Hijriah lalu yang dikeluarkan MPU Aceh. Pihaknya mengaku belum akan mengeluarkan tausiyah baru mengenai ini. "Kecuali ada hal-hal tertentu nanti yang harus dikeluarkan," katanya. ⁣ ⁣ Seperti diketahui Kementerian Agama Republik Indonesia telah menetapkan Hari Raya Idul Adha 10 Zulhijjah 1441 Hijiriah jatuh pada Jumat 31 Juli 2020. Sidang isbat penetapan awal Zulhijjah 1441 Hijriah digelar pada Selasa (21/7) di Jakarta.⁣⁣ ⁣⁣⁣ Baca selengkapnya di kumparan.com/acehkini⁣⁣⁣ ⁣⁣⁣ #acehkini #aceh #mpuaceh #iduladha #hariraya

56 1 4 months ago

Menanggapi atjehwatch yang berjudul “Tidak Ada Wahabi di Aceh” pada acara bincang santai (Bisa) seri-5 yang digelar oleh Forum Koordinasi Pencegahan terorisme (FKPT) Aceh secara virtual, Selasa 21 Juli 2020, di Banda Aceh dan bedah buku karya Prof. Dr. Hasbi Amiruddin, M.A.⠀ ⠀ Ketua Tastafi Banda Aceh Teungku H. Umar Rafsanjani. Lc. MA membantah dengan tegas seraya mengatakan bahwa apa yang disampaikan oleh Prof. Hasbi itu sangat bertolak belakang dengan realita yang terjadi di lapangan.⠀ ⠀ “Justeru fakta yang terjadi sekarang di Aceh paham wahabi sudah pada tahap memprihatinkan, ‘lampu kuning’ jika boleh saya katakan,” kata Rafsanjani.⠀ ⠀ “Walau dengan senyap senyap dan taqiyah paham wahabi di Aceh sudah masuk kesemua lini, baik di kampus, jajaran pemerintahan, majelis pengajian serta di beberapa titik pesantren atau sekolah yang di kelola langsung oleh para praktisi wahabi dengan donasi luar negeri, bahkan ke dalam dunia bisnis seperti kuliner dan sovenir ala timur-tengah mereka sudah semakin exis.”⠀ ⠀ “Jika perlu, saya bersama rekan rekan Aliansi Ormas Islam di Aceh siap untuk membuktikan semua itu. Silahkan undang kami ke forum itu atau mari kita terjun sama sama ke lapangan. kita berbicara fakta bukan seperti jual kucing dalam karung. Jika tidak ada wahabi di Aceh maka tidak akan ada kejadian kericuhan atau gesekan kecil di beberapa titik antara kami pejuang Ahlussunnah Waljama’ah dengan para aktivis wahabi yang semakin meraja lela di Aceh. Penolakan demi penolakan yang kita lakukan bukan karena ada kepentingan ini itu seperti yang dituduh kepada kami oleh oknum yang tidak bertanggung jawab,” katanya lagi.⠀ ⠀ “Lucu juga kalau Prof. Hasbi katakan belum ada kajian mendalam tentang wahabi di Aceh, apa belum cukup dengan kajian dan fatwa MPU Aceh tentang keberadaan kelompok wahabi salafi di Titeu Pidie beberapa tahun lalu, dan memang benar perbedaan dasar antara Aswaja dan Wahabi itu di bidang aqidah bukan furu’iyyah kita akui itu, Baca selengkapnya ⤵⤵⤵ . . Source : Atjehwatch.com #Aswaja #Wahabi #Islam #Aceh #KaumRadikal #BandaAceh #Tastafi #CintaiUlama #AhlussunnahWaljamaah #MPUAceh #UmarRafsanjani

Menanggapi atjehwatch yang berjudul “Tidak Ada Wahabi di Aceh” pada acara bincang santai (Bisa) seri-5 yang digelar oleh Forum Koordinasi Pencegahan terorisme (FKPT) Aceh secara virtual, Selasa 21 Juli 2020, di Banda Aceh dan bedah buku karya Prof. Dr. Hasbi Amiruddin, M.A.⠀
⠀
Ketua Tastafi Banda Aceh Teungku H. Umar Rafsanjani. Lc. MA membantah dengan tegas seraya mengatakan bahwa apa yang disampaikan oleh Prof. Hasbi itu sangat bertolak belakang dengan realita yang terjadi di lapangan.⠀
⠀
“Justeru fakta yang terjadi sekarang di Aceh paham wahabi sudah pada tahap memprihatinkan, ‘lampu kuning’ jika boleh saya katakan,” kata Rafsanjani.⠀
⠀
“Walau dengan senyap senyap dan taqiyah paham wahabi di Aceh sudah masuk kesemua lini, baik di kampus, jajaran pemerintahan, majelis pengajian serta di beberapa titik pesantren atau sekolah yang di kelola langsung oleh para praktisi wahabi dengan donasi luar negeri, bahkan ke dalam dunia bisnis seperti kuliner dan sovenir ala timur-tengah mereka sudah semakin exis.”⠀
⠀
“Jika perlu, saya bersama rekan rekan Aliansi Ormas Islam di Aceh siap untuk membuktikan semua itu. Silahkan undang kami ke forum itu atau mari kita terjun sama sama ke lapangan. kita berbicara fakta bukan seperti jual kucing dalam karung. Jika tidak ada wahabi di Aceh maka tidak akan ada kejadian kericuhan atau gesekan kecil di beberapa titik antara kami pejuang Ahlussunnah Waljama’ah dengan para aktivis wahabi yang semakin meraja lela di Aceh. Penolakan demi penolakan yang kita lakukan bukan karena ada kepentingan ini itu seperti yang dituduh kepada kami oleh oknum yang tidak bertanggung jawab,” katanya lagi.⠀
⠀
“Lucu juga kalau Prof. Hasbi katakan belum ada kajian mendalam tentang wahabi di Aceh, apa belum cukup dengan kajian dan fatwa MPU Aceh tentang keberadaan kelompok wahabi salafi di Titeu Pidie beberapa tahun lalu, dan memang benar perbedaan dasar antara Aswaja dan Wahabi itu di bidang aqidah bukan furu’iyyah kita akui itu,

Baca selengkapnya ⤵⤵⤵
.
.

Source : Atjehwatch.com

#Aswaja #Wahabi #Islam #Aceh #KaumRadikal #BandaAceh #Tastafi #CintaiUlama #AhlussunnahWaljamaah #MPUAceh #UmarRafsanjani
347 31 4 months ago

KASUS COVID-19 MENINGKAT, MPU IMBAU WARGA PERBANYAK BACA QUNUT NAZILAH BANDA ACEH - Kasus postif Covid-19 terus mengalami peningkatan di Aceh. Hingga Kamis (16/7/2020) hari ini, sudah 137 orang yang terjangkit virus. Lonjakan tertinggi terjadi pada Rabu (15/7/2020), sebanyak 27 orang. Untuk mengantisipasi meningkatnya lonjakan kasus, Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga protokol kesehatan dan memperbanyak baca qunut nazilah serta doa tolak bala. "MPU mengimbau masyarakat untuk tetap dan memperbanyak baca qunut nazilah dan doa tolak bala. Protokal kesehatan wajib dipatuhi oleh siapapun dan dimanapun berada," kata Wakil Ketua MPU Aceh, Tgk H Faisal Ali kepada Serambinews.com, Kamis (16/7/2020). Begitu pun, Tgk Faisal meminta masyarakat yang sakit atau ada gejala sakit untuk jujur dalam menyampaikan riwayat pergaulan dan perjalanan. "Masyarakat harus terus hati-hati dan tetap beikhtiar, agar Aceh tidak terus bertambah kasus Covid," pesan Wakil Ketua MPU Aceh ini. Sumber : Serambinews #covid19 #mpuaceh #acehdalamkata #bandaaceh #aceh

KASUS COVID-19 MENINGKAT, MPU IMBAU WARGA PERBANYAK BACA QUNUT NAZILAH

BANDA ACEH - Kasus postif Covid-19 terus mengalami peningkatan di Aceh.

Hingga Kamis (16/7/2020) hari ini, sudah 137 orang yang terjangkit virus.

Lonjakan tertinggi terjadi pada Rabu (15/7/2020), sebanyak 27 orang.

Untuk mengantisipasi meningkatnya lonjakan kasus, Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga protokol kesehatan dan memperbanyak baca qunut nazilah serta doa tolak bala.
6 0 4 months ago

Cintai Ulama =========== Tgk. H.ISHAK AHMAD Abu Ishak Lamkawe =========== beliau kelahiran 1945 tepat nya Indonesia merdeka, terlahir dari golongan keluarga miskin ayah beliau seorang penjual es keliling berasal dari gampong Unoe Kota bayi, masa kecil Beliau menetap di Desa Kandang rumah orang tua beliau tepat nya berbatasan langsung dengan Desa lamkawe, jadi tak heran beliau digelar Abu lamkawe , Guru pengajian masa kecil beliau adalah Bapak Gazali Gampong Lamkawe, Abu menjajaki sekolah SRI, kemudian beliau pergi menimpa Ilmu didayah Mudi mesra Samalanga, beliau sangat giat dalam belajar ingatan beliau sangat kuat serta beliau sangat giat bekerja , beliau sangat suka bertani sudah mulai sejak di dayah Mudi, Pernah suatu ketika Abon Aziz berkata itulah tgk ishak sangat giat bekerja, seandainya telinganya kuat sungguh ia tidak akan meletakkan botol minumnya di tanah tapi disangkut ditelinganya, begitulah kesiapan beliau dalam bekerja, Untuk menempuh mudi mesra beliau menaiki kereta Api keunebah belanda serta membawa bekalan beras dari kampung tak heran jika sewaktu 2 kereta kehabisan bahan bakar semua laki2 harus turun untuk mencari kayu bakar di semak 2 hutan pante raja dan paru untuk dibakar kembali untuk menghidupi kereta Api.. Ketika beliau pulang dari mengaji beliau membuat sebuah mimbar pura2 hanya dibalut kain, beliau berceramah untuk ibuk maupun sanak famili nya dibawah rumah Aceh, begitu lah tekad beliau maka tak heran jika beliau di juluki singa mimbar di zamannya bahkan sampai sekarang karna hobby beliau dalam berdakwah sudah tertanam semenjak kecil. . Begitulah Sejarah singkat hidup beliau semoga menjadi inspirasi untuk kita semua. #Ulama Aceh #mpuaceh

Cintai Ulama 
===========
Tgk. H.ISHAK AHMAD
Abu Ishak Lamkawe 
===========
beliau kelahiran 1945 tepat nya Indonesia merdeka, terlahir dari golongan keluarga miskin ayah beliau seorang penjual es keliling berasal  dari gampong Unoe Kota bayi, masa kecil Beliau menetap di Desa Kandang rumah orang tua beliau tepat nya berbatasan langsung dengan Desa lamkawe, jadi tak heran beliau digelar Abu lamkawe ,

Guru pengajian masa kecil beliau adalah Bapak Gazali Gampong Lamkawe, Abu menjajaki sekolah SRI, kemudian beliau pergi menimpa Ilmu didayah Mudi mesra Samalanga, beliau sangat giat dalam belajar ingatan beliau sangat kuat serta beliau sangat giat  bekerja , beliau sangat suka bertani sudah mulai sejak di dayah Mudi,

Pernah suatu ketika Abon Aziz berkata itulah tgk ishak sangat giat bekerja, seandainya telinganya kuat sungguh ia tidak akan meletakkan botol minumnya di tanah tapi disangkut ditelinganya, begitulah kesiapan beliau dalam bekerja, 

Untuk menempuh mudi mesra beliau menaiki kereta Api keunebah belanda serta membawa bekalan beras dari kampung tak heran jika sewaktu 2 kereta kehabisan bahan bakar semua laki2 harus turun untuk mencari kayu bakar di semak 2 hutan pante raja dan paru untuk dibakar kembali untuk menghidupi kereta Api.. 

Ketika beliau pulang dari mengaji beliau membuat sebuah mimbar pura2 hanya dibalut kain, beliau berceramah untuk ibuk maupun sanak famili nya dibawah rumah Aceh, begitu lah tekad beliau maka tak heran jika beliau di juluki singa mimbar di zamannya bahkan sampai sekarang karna hobby beliau dalam berdakwah sudah tertanam semenjak kecil. 

. Begitulah Sejarah singkat hidup beliau semoga menjadi inspirasi untuk kita semua.

#Ulama Aceh #mpuaceh
92 1 4 months ago
Cari kulit kebab yang sudah terjamin halal? Di Triple A Food tempatnya !

#rotikebab #kebab #kebabaceh #kulitkebab #tortilla #burger #rotiburger #kulitkebabaceh #halal #makananhalal #mui #mpuaceh #tortillaaceh #tripleafood #kebabtripleafood
13 0 5 months ago

Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Provinsi Aceh menyatakan bahwa kasus seorang warga Kota Langsa yang berpindah agama dari Islam ke Kristen bisa dikenakan Qanun Aceh Nomor 8 Tahun 2015 Tentang Pembinaan dan Perlindungan Aqidah.⠀ ⠀ “Kita setiap orang Islam yang di Aceh ini, apabila dia penduduk Aceh, dia jika tidak dikembalikan ke Islam itu akan dikenakan Qanun Tentang Pembinaan dan Perlindungan Aqidah Nomor 8 Tahun 2015,” kata Wakil MPU Aceh, Teungku Faisal Ali pada Tagar, Jumat, 26 Juni 2020 sore.⠀ ⠀ Faisal menjelaskan, selain warga yang berpindah agama, qanun itu juga bisa dikenakan pada setiap orang yang dengan sengaja melakukan perbuatan yang membuat seseorang berpindah keyakinan dari Islam ke agama lain. “Qanun ini akan kena si perempuan dan laki-laki yang mempengaruhi si perempuan itu, seperti kasus di Kota Langsa,” ujarnya.⠀ ⠀ Berdasarkan qanun tersebut, setiap orang yang sengaja melakukan perbuatan yang dapat menyebabkan orang lain keluar dari Islam dapat dikenakan uqubat ta’zir berupa cambuk di depan umum paling banyak 30 kali dan paling sedikit 15.⠀ ⠀ Selain itu, pelaku juga dapat dipidana penjara paling lama 30 bulan dan paling singkat 15 bulan, atau denda paling banyak 300 gram emas murni dan paling sedikit 150 gram emas murni.⠀ ⠀ “Saya kira terapkan saja qanun itu, nanti sebagai bentuk bahwa penegasan untuk di Aceh ada qanun untuk hal-hal itu. Jika diterapkan, akan kena si laki-laki yang mempengaruhi si perempuan itu,” kata Faisal.⠀ ⠀ Usir Rentenir⠀ ⠀ Dalam kesempatan itu, Faisal juga meminta Pemerintah Kota Langsa untuk turun tangan menangani persoalan tersebut. Selain itu, MPU Aceh juga mendesak agar Pemko Langsa memberantas jika ada rentenir-rentenir di kota tersebut.⠀ ⠀ “Yang perlu dilakukan oleh Pemko Langsa bagaimana sekarang ini, perlu mengganti peran-peran rentenir itu dengan sistem pembiayan ekonomi syariah. Masyarakat untuk ambil itu karena terdesak modal dan mudah. Makanya kita harus dukung lewat pembiyaan ekonomi syariah,” ujarnya.⠀ ⠀ MPU Aceh, kata Faisal, juga menyerukan kepada masyarakat dan perangkat desa di Tanah Rencong untuk memberlakukan hukum adat. Bersambung ⤵⤵⤵ . . Source : Atjehwatch.com #MPUAceh #Qanun #Aceh #FaisalAli

Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Provinsi Aceh menyatakan bahwa kasus seorang warga Kota Langsa yang berpindah agama dari Islam ke Kristen bisa dikenakan Qanun Aceh Nomor 8 Tahun 2015 Tentang Pembinaan dan Perlindungan Aqidah.⠀
⠀
“Kita setiap orang Islam yang di Aceh ini, apabila dia penduduk Aceh, dia jika tidak dikembalikan ke Islam itu akan dikenakan Qanun Tentang Pembinaan dan Perlindungan Aqidah Nomor 8 Tahun 2015,” kata Wakil MPU Aceh, Teungku Faisal Ali pada Tagar, Jumat, 26 Juni 2020 sore.⠀
⠀
Faisal menjelaskan, selain warga yang berpindah agama, qanun itu juga bisa dikenakan pada setiap orang yang dengan sengaja melakukan perbuatan yang membuat seseorang berpindah keyakinan dari Islam ke agama lain. “Qanun ini akan kena si perempuan dan laki-laki yang mempengaruhi si perempuan itu, seperti kasus di Kota Langsa,” ujarnya.⠀
⠀
Berdasarkan qanun tersebut, setiap orang yang sengaja melakukan perbuatan yang dapat menyebabkan orang lain keluar dari Islam dapat dikenakan uqubat ta’zir berupa cambuk di depan umum paling banyak 30 kali dan paling sedikit 15.⠀
⠀
Selain itu, pelaku juga dapat dipidana penjara paling lama 30 bulan dan paling singkat 15 bulan, atau denda paling banyak 300 gram emas murni dan paling sedikit 150 gram emas murni.⠀
⠀
“Saya kira terapkan saja qanun itu, nanti sebagai bentuk bahwa penegasan untuk di Aceh ada qanun untuk hal-hal itu. Jika diterapkan, akan kena si laki-laki yang mempengaruhi si perempuan itu,” kata Faisal.⠀
⠀
Usir Rentenir⠀
⠀
Dalam kesempatan itu, Faisal juga meminta Pemerintah Kota Langsa untuk turun tangan menangani persoalan tersebut. Selain itu, MPU Aceh juga mendesak agar Pemko Langsa memberantas jika ada rentenir-rentenir di kota tersebut.⠀
⠀
“Yang perlu dilakukan oleh Pemko Langsa bagaimana sekarang ini, perlu mengganti peran-peran rentenir itu dengan sistem pembiayan ekonomi syariah. Masyarakat untuk ambil itu karena terdesak modal dan mudah. Makanya kita harus dukung lewat pembiyaan ekonomi syariah,” ujarnya.⠀
⠀
MPU Aceh, kata Faisal, juga menyerukan kepada masyarakat dan perangkat desa di Tanah Rencong untuk memberlakukan hukum adat.

Bersambung ⤵⤵⤵
.
.

Source : Atjehwatch.com

#MPUAceh #Qanun #Aceh #FaisalAli
158 1 5 months ago

Seminar Nasional yang diselenggarakan secara Digital, dengan menghadirkan pemateri dari Divisi Pasar Modal Syariah Bursa Efek Indonesia (BEI) dan juga Dewan Syariah Nasional (DSN MUI) dalam membahas Fiqh Investasi, mekanisme serta manfaat Investasi pada Produk Pasar Modal, khususnya saham syariah. Senin, 29 Juni 2020 | 10.00-12.00 Pendaftaran : bit.ly/SNSSA #saham #sahamsyariah #aceh #IDXAceh #idxislamic #dsnmui #MPUAceh #hukumpasarmodal #pasarmodalindonesia #pasarmodalsyariah #jaktakeubahpengbaksaham #seminar #fiqihpasarmodal

Seminar Nasional yang diselenggarakan secara Digital, dengan menghadirkan pemateri dari Divisi Pasar Modal Syariah Bursa Efek Indonesia (BEI) dan juga Dewan Syariah Nasional (DSN MUI)
dalam membahas Fiqh Investasi, mekanisme serta manfaat Investasi pada Produk Pasar Modal, khususnya saham syariah.

Senin, 29 Juni 2020 | 10.00-12.00

Pendaftaran : bit.ly/SNSSA

#saham #sahamsyariah #aceh #IDXAceh #idxislamic #dsnmui #MPUAceh #hukumpasarmodal #pasarmodalindonesia #pasarmodalsyariah #jaktakeubahpengbaksaham #seminar #fiqihpasarmodal
2 0 5 months ago

Seminar Nasional yang diselenggarakan secara Digital, dengan menghadirkan pemateri dari Divisi Pasar Modal Syariah Bursa Efek Indonesia (BEI) dan juga Dewan Syariah Nasional (DSN MUI) dalam membahas Fiqh Investasi, mekanisme serta manfaat Investasi pada Produk Pasar Modal, khususnya saham syariah. Senin, 29 Juni 2020 | 10.00-12.00 Pendaftaran : bit.ly/SNSSA #saham #sahamsyariah #aceh #IDXAceh #idxislamic #dsnmui #MPUAceh #hukumpasarmodal #pasarmodalindonesia #pasarmodalsyariah #jaktakeubahpengbaksaham #seminar #fiqihpasarmodal

Seminar Nasional yang diselenggarakan secara Digital, dengan menghadirkan pemateri dari Divisi Pasar Modal Syariah Bursa Efek Indonesia (BEI) dan juga Dewan Syariah Nasional (DSN MUI)
dalam membahas Fiqh Investasi, mekanisme serta manfaat Investasi pada Produk Pasar Modal, khususnya saham syariah.

Senin, 29 Juni 2020 | 10.00-12.00

Pendaftaran : bit.ly/SNSSA

#saham #sahamsyariah #aceh #IDXAceh #idxislamic #dsnmui #MPUAceh #hukumpasarmodal #pasarmodalindonesia #pasarmodalsyariah #jaktakeubahpengbaksaham #seminar #fiqihpasarmodal
11 0 5 months ago

Seminar Nasional yang diselenggarakan secara Digital, dengan menghadirkan pemateri dari Divisi Pasar Modal Syariah Bursa Efek Indonesia (BEI) dan juga Dewan Syariah Nasional (DSN MUI) dalam membahas Fiqh Investasi, mekanisme serta manfaat Investasi pada Produk Pasar Modal, khususnya saham syariah. Senin, 29 Juni 2020 | 10.00-12.00 Pendaftaran : bit.ly/SNSSA #saham #sahamsyariah #aceh #IDXAceh #idxislamic #dsnmui #MPUAceh #hukumpasarmodal #pasarmodalindonesia #pasarmodalsyariah #jaktakeubahpengbaksaham #seminar #fiqihpasarmodal

Seminar Nasional yang diselenggarakan secara Digital, dengan menghadirkan pemateri dari Divisi Pasar Modal Syariah Bursa Efek Indonesia (BEI) dan juga Dewan Syariah Nasional (DSN MUI)
dalam membahas Fiqh Investasi, mekanisme serta manfaat Investasi pada Produk Pasar Modal, khususnya saham syariah.

Senin, 29 Juni 2020 | 10.00-12.00

Pendaftaran : bit.ly/SNSSA

#saham #sahamsyariah #aceh #IDXAceh #idxislamic #dsnmui #MPUAceh #hukumpasarmodal #pasarmodalindonesia #pasarmodalsyariah #jaktakeubahpengbaksaham #seminar #fiqihpasarmodal
18 0 5 months ago

Abu Daud Zamzami Resmi Dikukuhkan Jadi Ketua MPU Aceh PAW Masa Bakti 2017-2022 Banda Aceh – Tgk. H. M. Daud Zamzami secara aklamasi dikukuhkan menjadi Ketua Majelis Permusyawaratan Ulama Aceh Pergantian Antar Waktu (PAW) sisa masa bakti 2017-2022. Abu Daud Zamzami secara resmi menggantikan Prof. Dr. Tgk. H. Muslim Ibrahim, MA yang wafat pada 12/12/2019 lalu. Pengukuhan Abu Daud Zamzami berlangsung dalam sidang Paripurna Istimewa – I Tahun 2020, di Aula Sekretariat MPU Aceh, Senin malam, 15/6/2020. Selain posisi ketua, dalam sidang yang dipimpin oleh Abu Faisal Ali tersebut, juga turut mengukuhkan Dr. Tgk. H. Muhibbuththabari, M. Ag sebagai Wakil Ketua II MPU Aceh dan Tgk. H. Mutiara Fahmi Razali, LC., MA sebagai Anggota MPU Aceh PAW utusan provinsi. Sementara Drs. Tgk. H. Asnawi Abdullah, MA menjadi Anggota MPU Aceh PAW utusan Kota Lhokseumawe. Pengukuhan pimpinan dan anggota MPU Aceh PAW masa bakti 2017-2022 tersebut disaksikan langsung oleh Ketua Mahkamah Syariah Aceh DRA. Hj. Rosmawardani, SH., MH. Sebelumnya, Dr. Tgk. H. Muhibbuththabari, M. Ag disahkan menjadi Wakil Ketua MPU Aceh mengungguli 2 calon lainnya yaitu Prof. Dr. Tgk. H. Azman Ismail, MA dan Dr. Tgk. H. A. Gani Isa, SH. M.Ag dalam pemilihan suara pada Sidang Paripurna Khusus – I Tahun 2020 yang digelar Maret lalu. Kepala Sekretariat MPU Aceh Murni, SE., MM, mengatakan pengukuhan yang dilakukan semalam itu, untuk mengisi kekosongan Ketua MPU Aceh sepeninggalan mendiang Prof. Dr. Tgk. H Muslim Ibrahim MA, yang juga dikenal sebagai ulama kharismatik Aceh wafat di usianya yang ke 71 pada kamis 12/12/2019. Hingga di penghujung usianya beliau masih menjabat sebagai Ketua MPU Aceh masa bakti 2017- 2022. Lanjutan di : https://humas.acehprov.go.id/abu-daud-zamzami-resmi-dikukuhkan-jadi-ketua-mpu-aceh-paw-masa-bakti-2017-2022/ #AcehHebat #Dikukuhkan #MPUAceh

Abu Daud Zamzami Resmi Dikukuhkan Jadi Ketua MPU Aceh PAW Masa Bakti 2017-2022

Banda Aceh – Tgk. H. M. Daud Zamzami secara aklamasi dikukuhkan menjadi Ketua Majelis Permusyawaratan Ulama Aceh Pergantian Antar Waktu (PAW) sisa masa bakti 2017-2022. Abu Daud Zamzami secara resmi menggantikan Prof. Dr. Tgk. H. Muslim Ibrahim, MA yang wafat pada 12/12/2019 lalu.

Pengukuhan Abu Daud Zamzami berlangsung dalam sidang Paripurna Istimewa – I Tahun 2020, di Aula Sekretariat MPU Aceh, Senin malam, 15/6/2020.

Selain posisi ketua, dalam sidang yang dipimpin oleh Abu Faisal Ali tersebut, juga turut mengukuhkan Dr. Tgk. H. Muhibbuththabari, M. Ag sebagai Wakil Ketua II MPU Aceh dan Tgk. H. Mutiara Fahmi Razali, LC., MA sebagai Anggota MPU Aceh PAW utusan provinsi. Sementara Drs. Tgk. H. Asnawi Abdullah, MA menjadi Anggota MPU Aceh PAW utusan Kota Lhokseumawe.

Pengukuhan pimpinan dan anggota MPU Aceh PAW masa bakti 2017-2022 tersebut disaksikan langsung oleh Ketua Mahkamah Syariah Aceh DRA. Hj. Rosmawardani, SH., MH.

Sebelumnya, Dr. Tgk. H. Muhibbuththabari, M. Ag disahkan menjadi Wakil Ketua MPU Aceh mengungguli 2 calon lainnya yaitu Prof. Dr. Tgk. H. Azman Ismail, MA dan Dr. Tgk. H. A. Gani Isa, SH. M.Ag dalam pemilihan suara pada Sidang Paripurna Khusus – I Tahun 2020 yang digelar Maret lalu.

Kepala Sekretariat MPU Aceh Murni, SE., MM, mengatakan pengukuhan yang dilakukan semalam itu, untuk mengisi kekosongan Ketua MPU Aceh sepeninggalan mendiang Prof. Dr. Tgk. H Muslim Ibrahim MA, yang juga dikenal sebagai ulama kharismatik Aceh wafat di usianya yang ke 71 pada kamis 12/12/2019. Hingga di penghujung usianya beliau masih menjabat sebagai Ketua MPU Aceh masa bakti 2017- 2022.

Lanjutan di : https://humas.acehprov.go.id/abu-daud-zamzami-resmi-dikukuhkan-jadi-ketua-mpu-aceh-paw-masa-bakti-2017-2022/ #AcehHebat #Dikukuhkan #MPUAceh
13 0 5 months ago

Tgk H M Daud Zamzami secara aklamasi dikukuhkan menjadi ketua Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh, Pergantian Antar Waktu (PAW) sisa masa bakti 2017-2022. . Abu Daud Zamzami menggantikan Prof Dr Tgk H Muslim Ibrahim MA yang wafat pada 12 Desember 2019 lalu. . Pengukuhan Abu Daud Zamzami berlangsung dalam sidang Paripurna Istimewa-I Tahun 2020, di Aula Sekretariat MPU Aceh, Senin malam, 15 Juni 2020. . Selain posisi ketua, dalam sidang tersebut, turut dikukuhkan Dr Tgk H Muhibbuththabari M.Ag sebagai Wakil Ketua II MPU Aceh. Tgk Muhibbuththabari mengungguli dua calon lainnya yaitu Prof Dr Tgk H Azman Ismail MA dan Dr Tgk H A Gani Isa SH M.Ag dalam pemilihan suara pada Sidang Paripurna Khusus-I Tahun 2020 yang digelar Maret 2020 lalu. . Bersamaan dengan posisi ketua dan wakil ketua, dikukuhkan juga Tgk H Mutiara Fahmi Razali LC MA sebagai Anggota MPU Aceh PAW utusan provinsi dan Drs Tgk H Asnawi Abdullah MA menjadi Anggota MPU Aceh PAW utusan Kota Lhokseumawe. . Pengukuhan pimpinan dan anggota MPU Aceh PAW masa bakti 2017-2022 tersebut disaksikan langsung oleh Ketua Mahkamah Syariah Aceh Dra Hj Rosmawardani SH MH. . Kepala Sekretariat MPU Aceh Murni SE MM mengatakan, pengukuhan dilakukan tersebut untuk mengisi kekosongan posisi ketua MPU Aceh sepeninggalan Tgk H Muslim Ibrahim. . Tgk H Muslim Ibrahim yang juga dikenal sebagai ulama kharismatik Aceh itu wafat di usia ke 71 pada Kamis,12 Desember 2019. . "Dengan kepemimpinan baru akan mengangkat marwah MPU dan uulama Aceh lebih baik lagi di masa yang akan datang," kata Murni. . ---------------------------------- follow BERITAKINI.CO #aceh #pemerintahaceh #mpuaceh

Tgk H M Daud Zamzami secara aklamasi dikukuhkan menjadi ketua Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh, Pergantian Antar Waktu (PAW) sisa masa bakti 2017-2022.
.
Abu Daud Zamzami menggantikan Prof Dr Tgk H Muslim Ibrahim MA yang wafat pada 12 Desember 2019 lalu.
.
Pengukuhan Abu Daud Zamzami berlangsung dalam sidang Paripurna Istimewa-I Tahun 2020, di Aula Sekretariat MPU Aceh, Senin malam, 15 Juni 2020.
.
Selain posisi ketua, dalam sidang tersebut, turut dikukuhkan Dr Tgk H Muhibbuththabari M.Ag sebagai Wakil Ketua II MPU Aceh. Tgk Muhibbuththabari mengungguli dua calon lainnya yaitu Prof Dr Tgk H Azman Ismail MA dan Dr Tgk H A Gani Isa SH M.Ag dalam pemilihan suara pada Sidang Paripurna Khusus-I Tahun 2020 yang digelar Maret 2020 lalu.
.
Bersamaan dengan posisi ketua dan wakil ketua, dikukuhkan juga Tgk H Mutiara Fahmi Razali LC MA sebagai Anggota MPU Aceh PAW utusan provinsi dan Drs Tgk H Asnawi Abdullah MA menjadi Anggota MPU Aceh PAW utusan Kota Lhokseumawe.
.
Pengukuhan pimpinan dan anggota MPU Aceh PAW masa bakti 2017-2022 tersebut disaksikan langsung oleh Ketua Mahkamah Syariah Aceh Dra Hj Rosmawardani SH MH.
.
Kepala Sekretariat MPU Aceh Murni SE MM mengatakan, pengukuhan dilakukan tersebut untuk mengisi kekosongan posisi ketua MPU Aceh sepeninggalan Tgk H Muslim Ibrahim.
.
Tgk H Muslim Ibrahim yang juga dikenal sebagai ulama kharismatik Aceh itu wafat di usia ke 71 pada Kamis,12 Desember 2019. .
42 1 5 months ago

ACEH - Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh Tenggara (Agara) mendukung penuh program Forum Dakwah Perbatasan (FDP) dalam pemberdayaan ekonomi umat sesuai syariah yang bebas riba di daerah ini. Saat ini FDP bekerja sama dengan Indonesian Islamic Business Forum ((IIBF) dan Koperasi Syariah Baitul Misykat akan menggelar program untuk memberantas riba di daerah perbatasan Aceh. Program tersebut diantaranya pemberdayaan ekonomi ummat dengan memberikan modal usaha dan modal kerja tanpa bunga kepada para pedagang. Dukungan tersebut disampaikan oleh Ketua MPU Agara Teungku Jamaluddin pada acara silaturahim dan sosialisasi Koperasi Syariah Baitul Misykat oleh tim FDP, Jumat (12/06) di kantor tersebut. Ketua MPU Agara Teungku Jamaluddin menyampaikan bahwa gerakan pemberantasan riba ini harus diawali dengan teladan dari para ulama, ustadz atau teungku. Diantaranya dengan memberikan kesadaran kepada umat tentang bahaya riba. “Para ulama harus menjadi contoh dalam penerapan melawan riba dengan berinfaq atau bersedekah. Selain itu bekerja sama dengan FDP dalam hal ini Koperasi Syariah Baitul Misykat juga dalam rangka membantu masyarakat terlepas dari riba,” kata Teungku Jamaluddin. Ketua Koperasi Syariah Baitul Miyskat, Zulhadi Usman mengatakan dalam pertemuan berlangsung selama 1 jam itu, tim sosialisasi FDP memberikan penjelasan tentang konsep-konsep pemberdayaan ekonomi sesuai syariah yang bebas riba yang akan dilaksanakan oleh Baitul Misykat kepada para peserta pertemuan yang terdiri dari para abu-abu, teungku dan tokoh ulama. “Semangat yang ingin ditularkan atau disampaikan dari Baitul Misykat adalah bagaimana menolong sesama agar terhindar dari riba dengan tidak meminjam dari rentenir. Selain itu menghilangkan mental berhutang dan menjadi hamba Allah yang rajin berinfaq dan bersedekah,” kata Zulhadi Usman. Sementara itu ketua Indonesian Islamic Business Forum (IIBF) menambahkan tugas utama adalah membebaskan umat dari jeratan riba. Saat ini masyarakat sudah terbiasa dengan permainan riba, salah satunya pinjaman yang berbunga. 👇👇👇

ACEH - Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh Tenggara (Agara) mendukung penuh program Forum Dakwah Perbatasan (FDP) dalam pemberdayaan ekonomi umat sesuai syariah yang bebas riba di daerah ini. 
Saat ini FDP bekerja sama dengan Indonesian Islamic Business Forum ((IIBF) dan Koperasi Syariah Baitul Misykat akan menggelar program untuk memberantas riba di daerah perbatasan Aceh. 
Program tersebut diantaranya pemberdayaan ekonomi ummat dengan memberikan modal usaha dan modal kerja tanpa bunga kepada para pedagang.

Dukungan tersebut disampaikan oleh Ketua MPU Agara Teungku Jamaluddin pada acara silaturahim dan sosialisasi Koperasi Syariah Baitul Misykat oleh tim FDP, Jumat (12/06) di kantor tersebut.

Ketua MPU Agara Teungku Jamaluddin menyampaikan bahwa gerakan pemberantasan riba ini harus diawali dengan teladan dari para ulama, ustadz atau teungku. Diantaranya dengan memberikan kesadaran kepada umat tentang bahaya riba. “Para ulama harus menjadi contoh dalam penerapan melawan riba dengan berinfaq atau bersedekah. Selain itu bekerja sama dengan FDP dalam hal ini Koperasi Syariah Baitul Misykat juga dalam rangka membantu masyarakat terlepas dari riba,” kata Teungku Jamaluddin. 
Ketua Koperasi Syariah Baitul Miyskat, Zulhadi Usman mengatakan dalam pertemuan berlangsung selama 1 jam itu, tim sosialisasi FDP memberikan penjelasan tentang konsep-konsep pemberdayaan ekonomi sesuai syariah yang bebas riba yang akan dilaksanakan oleh Baitul Misykat kepada para peserta pertemuan yang terdiri dari para abu-abu, teungku dan tokoh ulama. “Semangat yang ingin ditularkan atau disampaikan dari Baitul Misykat adalah bagaimana menolong sesama agar terhindar dari riba dengan tidak meminjam dari rentenir. Selain itu menghilangkan mental berhutang dan menjadi hamba Allah yang rajin berinfaq dan bersedekah,” kata Zulhadi Usman. 
Sementara itu ketua Indonesian Islamic Business Forum (IIBF) menambahkan tugas utama adalah membebaskan umat dari jeratan riba. Saat ini masyarakat sudah terbiasa dengan permainan riba, salah satunya pinjaman yang berbunga. 👇👇👇
7 1 5 months ago

BANDA ACEH (popularitas.com) – Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh menilai Pemerintah Pusat melalui Kementerian Agama RI terlalu cepat mengeluarkan kebijakan membatalkan keberangkatan jamaah haji Indonesia 2020, mengingat Pemerintah Arab Saudi belum mengeluarkan informasi peniadaan pelaksanaan haji akibat COVID-19. Wakil Ketua MPU Aceh Tgk Faisal Ali, Selasa, mengatakan apabila Pemerintah Arab Saudi belum mengeluarkan informasi terkait keputusan pelaksanaan haji 2020, dapat dijalankan atau pun ditiadakan, maka Pemerintah Indonesia kurang tepat mengeluarkan keputusan pembatalan. “Maka saya kira pemerintah Indonesia ini agak terlalu cepat mengambil tindakan dengan meniadakan (keberangkatan, red) haji (dari Indonesia, red),” katanya, di Banda Aceh. Ulama yang akrab disapa Lem Faisal menjelaskan apabila Pemerintah Arab Saudi telah menyampaikan informasi kepada Indonesia bahwa pelaksanaan haji 2020 ditiadakan, maka sudah sangat tepat Pemerintah Pusat membatalkan haji. Karena, kata Lem Faisal, apabila suatu saat Pemerintah Arab Saudi menyampaikan bahwa pelaksaan haji dapat dilaksanakan, namun hanya terbatas untuk 10 ribu jamaah dari Indonesia, maka hal tersebut juga dinilai sangat bermakna. “Karena kenapa, kita waiting list-nya (haji) lama sekali. Walaupun Pemerintah Arab Saudi mengizinkan misalnya hanya untuk 5 ribu jamaah atau 10 ribu jamaah, saya rasa pemerintah harus meresponnya,” kata Lem Faisal. Meskipun, lanjut dia, kebijakan jamaah haji yang berangkat untuk kuota 10 ribu orang tersebut diberikan, misalnya kepada masyarakat yang berusia muda, untuk tetap dapat melaksanakan ibadah haji di tengah dunia melawan pandemi COVID-19. “Tapi kalau Pemerintah Arab Saudi belum mengambil sikap untuk menutup, maka Pemerintah Indonesia sebaiknya jangan dulu membuat pengumuman dengan mengatakan haji tahun ini dibatalkan,” ujarnya. Menteri Agama RI Fachrul Razi telah membatalkan keberangkatan jamaah haji pada penyelenggaraan ibadah haji 2020. https://bit.ly/36Zmauy @mpuaceh @kemenag_aceh #aceh #haji #jemaahhaji #haji2020 #kemenag #mpuaceh #batal #ibadah #islam #coronavirus #covid19 #pandemic

BANDA ACEH (popularitas.com) – Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh menilai Pemerintah Pusat melalui Kementerian Agama RI terlalu cepat mengeluarkan kebijakan membatalkan keberangkatan jamaah haji Indonesia 2020, mengingat Pemerintah Arab Saudi belum mengeluarkan informasi peniadaan pelaksanaan haji akibat COVID-19.

Wakil Ketua MPU Aceh Tgk Faisal Ali, Selasa, mengatakan apabila Pemerintah Arab Saudi belum mengeluarkan informasi terkait keputusan pelaksanaan haji 2020, dapat dijalankan atau pun ditiadakan, maka Pemerintah Indonesia kurang tepat mengeluarkan keputusan pembatalan. “Maka saya kira pemerintah Indonesia ini agak terlalu cepat mengambil tindakan dengan meniadakan (keberangkatan, red) haji (dari Indonesia, red),” katanya, di Banda Aceh.

Ulama yang akrab disapa Lem Faisal menjelaskan apabila Pemerintah Arab Saudi telah menyampaikan informasi kepada Indonesia bahwa pelaksanaan haji 2020 ditiadakan, maka sudah sangat tepat Pemerintah Pusat membatalkan haji.

Karena, kata Lem Faisal, apabila suatu saat Pemerintah Arab Saudi menyampaikan bahwa pelaksaan haji dapat dilaksanakan, namun hanya terbatas untuk 10 ribu jamaah dari Indonesia, maka hal tersebut juga dinilai sangat bermakna. “Karena kenapa, kita waiting list-nya (haji) lama sekali. Walaupun Pemerintah Arab Saudi mengizinkan misalnya hanya untuk 5 ribu jamaah atau 10 ribu jamaah, saya rasa pemerintah harus meresponnya,” kata Lem Faisal.

Meskipun, lanjut dia, kebijakan jamaah haji yang berangkat untuk kuota 10 ribu orang tersebut diberikan, misalnya kepada masyarakat yang berusia muda, untuk tetap dapat melaksanakan ibadah haji di tengah dunia melawan pandemi COVID-19. “Tapi kalau Pemerintah Arab Saudi belum mengambil sikap untuk menutup, maka Pemerintah Indonesia sebaiknya jangan dulu membuat pengumuman dengan mengatakan haji tahun ini dibatalkan,” ujarnya.

Menteri Agama RI Fachrul Razi telah membatalkan keberangkatan jamaah haji pada penyelenggaraan ibadah haji 2020.

https://bit.ly/36Zmauy

@mpuaceh @kemenag_aceh

#aceh #haji #jemaahhaji #haji2020 #kemenag #mpuaceh #batal #ibadah #islam #coronavirus #covid19 #pandemic
3 1 5 months ago

Sepanjang Sabtu (30/5/2020), warga Aceh dibuat resah dengan kemunculan aplikasi Kitab Suci Aceh yang diunggah di playstore oleh Faith Comes By Hearing. Aplikasi tersebut berisi terjemahan kitab Injil, Taurat dan Zabur dalam bahasa Aceh.⠀ ⠀ Wakil Ketua MPU Aceh, Tgk H Faisal Ali yang dihubungi Serambinews.com, Sabtu (30/5/2020) mengatakan mengecam pembuat aplikasi Kitab Suci Aceh tersebut karena sudah mengusik ketenangan masyarakat Aceh, terutama dalam hal beribadah.⠀ ⠀ Dari data playstore, aplikasi itu sudah didownload lebih dari seribu kali. Aplikasi yang diberi nama Kitab Suci Nusantara (Taurat, Zabur, Injil) terjemahan Bahasa Aceh itu ternyata sudah dirilis pada 7 Agustus 2019 dan diupdate kembali pada 18 September 2019.⠀ ⠀ "Menurut amatan saya, bahwa itu ada unsur kesengajaan untuk merusak ketentraman masyarakat Aceh, terlebih kesuksesan masyarakat Aceh dalam beribadah di bulan Ramadhan di tengah pandemi Covid-19," katanya.⠀ ⠀ Apalagi, sambung Tgk Faisal, Aceh saat ini sedang menjadi pusat perhatian pemerintah pusat lantaran sukses melaksanakan ibadah dengan tenang di bulan Ramadhan atau seperti biasanya dan sukses dalam mengatasi wabah Covid-19.⠀ ⠀ Karena itu, Tgk Faisal menilai kemunculan aplikasi tersebut sebagai bentuk kesengajaan dalam merusak tatanan kerukunan beragama di Aceh dan untuk mengusik ketenangan masyarakat Aceh dalam beribadah.⠀ ⠀ "Kita meminta kepada masyarakat agar jangan lagi mendownload dan menyebarkan aplikasi itu karena itu bagian dari syiar mereka (pembuat aplikasi). Jika didownload dan menyebarkannya dengan sengaja hukumnya haram," tegas Tgk Faisal.⠀ ⠀ Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Aceh ini juga meminta Pemerintah Aceh untuk mengusut kemunculan aplikasi itu dan segera menghapusnya karena itu merupakan by design.⠀ ⠀ Tgk Faisal Ali yang juga Pimpinan Dayah Mahyal 'Ulum Al Aziziyah Sibreh, Aceh Besar juga meminta Polda Aceh untuk menyelidiki motif munculnya aplikasi yang menuai kecaman dan meresahkan masyarakat itu. (bersambung) ⤵⤵⤵ . . Source : Serambi Indonesia Sabtu, 30 Mei 2020 #MPUAceh #Aplikasi #PlayStore #Google

Sepanjang Sabtu (30/5/2020), warga Aceh dibuat resah dengan kemunculan aplikasi Kitab Suci Aceh yang diunggah di playstore oleh Faith Comes By Hearing. Aplikasi tersebut berisi terjemahan kitab Injil, Taurat dan Zabur dalam bahasa Aceh.⠀
⠀
Wakil Ketua MPU Aceh, Tgk H Faisal Ali yang dihubungi Serambinews.com, Sabtu (30/5/2020) mengatakan mengecam pembuat aplikasi Kitab Suci Aceh tersebut karena sudah mengusik ketenangan masyarakat Aceh, terutama dalam hal beribadah.⠀
⠀
Dari data playstore, aplikasi itu sudah didownload lebih dari seribu kali. Aplikasi yang diberi nama Kitab Suci Nusantara (Taurat, Zabur, Injil) terjemahan Bahasa Aceh itu ternyata sudah dirilis pada 7 Agustus 2019 dan diupdate kembali pada 18 September 2019.⠀
⠀
181 2 6 months ago

Kapolda Aceh Irjen Pol. Drs. Wahyu Widada, M.Phil yang didampingi oleh Irwasda dan Karo SDM Polda Aceh melaksanakan audiensi dengan MPU Aceh diruang kerja Kapolda Aceh, Kamis (28/05) siang. #kapoldaaceh #polripromoter #poldaaceh #mpuaceh #bidhumaspoldaaceh #multimediahumaspoldaaceh . . . @spripim_aceh @wahyu_widada91 @mpuaceh

Kapolda Aceh Irjen Pol. Drs. Wahyu Widada, M.Phil yang didampingi oleh Irwasda dan Karo SDM Polda Aceh melaksanakan audiensi dengan MPU Aceh diruang kerja Kapolda Aceh, Kamis (28/05) siang.
#kapoldaaceh #polripromoter #poldaaceh #mpuaceh #bidhumaspoldaaceh #multimediahumaspoldaaceh
.
.
.
@spripim_aceh 
@wahyu_widada91 
@mpuaceh
20 0 6 months ago

Pemerintah Aceh, Ulama Aceh, Santri Aceh, Mahasiswa Aceh, Cendikiawan Aceh dan seluruh rakyat Aceh wajib menuntut Faith Comes By Hearing tentang penamaan "Kitab Suci Aceh" yang didalamnya memuat tentang Taurat dan Zabur, pun maksudnya walau hanya terjemahan dalam bahasa Aceh, tapi ini tetap pelecehan karena orang Aceh 100% Islam dan atas izin siapa mereka translate dalam bahasa Aceh. Penamaan : Kitab Suci Aceh ngon Kitab Injil Dalam Bahasa Aceh laen that makna, seolah inilah kitab suci Aceh. Semoga kita yang berdarah Aceh/Islam tidak boleh tinggal diam, karena ini merupakan celah mereka dalam pendangkalan aqidah generasi Aceh. Tolong selamatkan generasi Aceh dan tuntut mereka. Sumber . Facebook joel Buloh 👈 #PemerintahAceh #GubernurAceh #DpraAceh #MPUAceh #UlamaAceh #MahasiswaAceh #santriAceh #walinanggroe #rakyatAceh

Pemerintah Aceh, Ulama Aceh, Santri Aceh, Mahasiswa Aceh, Cendikiawan Aceh dan seluruh rakyat Aceh wajib menuntut Faith Comes By Hearing tentang penamaan
321 23 6 months ago

Ketua DPR Aceh, H. Dahlan Jamaluddin, S.IP bersama Ketua Komisi VI DPR Aceh, Tgk. H. Irawan Abdullah S.Ag serta Anggota, Mawardi M, SE dan Anwar, S.Pd.I, M.A.P menerima kunjungan silaturahim MPU Aceh, Jum'at (29/5). • Pada hari Jum'at berkah, DPR Aceh mendapat kehormatan di kunjungi oleh para Ulama Aceh yang delegasi Majelis Permusyawaratan Ulama Aceh dipimpin oleh Tgk. H. Daud Zamzamy beserta Anggota MPU Aceh. • #dpraceh #pimpinandpra #mpuaceh #ulamaaceh #jagaulama

Ketua DPR Aceh, H. Dahlan Jamaluddin, S.IP bersama Ketua Komisi VI DPR Aceh, Tgk. H. Irawan Abdullah S.Ag serta Anggota, Mawardi M, SE dan Anwar, S.Pd.I, M.A.P menerima kunjungan silaturahim MPU Aceh, Jum'at (29/5).
•
Pada hari Jum'at berkah, DPR Aceh mendapat kehormatan di kunjungi oleh para Ulama Aceh yang delegasi Majelis Permusyawaratan Ulama Aceh dipimpin oleh Tgk. H. Daud Zamzamy beserta Anggota MPU Aceh.
•
#dpraceh
#pimpinandpra
#mpuaceh
#ulamaaceh
#jagaulama
52 0 6 months ago

Saya dapat info dari rakan-rakan yang bahwa sudah ada aplikasi "Kitab Suci Aceh" Saat saya cek di PlayStore Betul aplikasi itu ada di PlayStore Yg isi didalam aplikasi tersebut menjelaskan tentang Taurat, Zabur, Injil #mpu #mui #mpuaceh #mpuacehbesar #mpuacehtamiang #mpuacehtimur #dayahaceh #dayahruhulfataseulimuem #ruhulfataseulimum #ulamaaceh #ulamaindonesia #nasehatulama #nidhamulfata #dayahnidhammulfata #dayahuleetiti

Saya dapat info dari  rakan-rakan yang bahwa sudah ada aplikasi
11 0 6 months ago

Kapolda Aceh Irjen Pol. Drs. Wahyu Widada, M.Phil yang didampingi oleh Irwasda dan Karo SDM Polda Aceh melaksanakan audiensi dengan MPU Aceh diruang kerja Kapolda Aceh, Kamis (28/05) siang. #kapoldaaceh #polripromoter #poldaaceh #mpuaceh #bidhumaspoldaaceh #multimediahumaspoldaaceh

Kapolda Aceh Irjen Pol. Drs. Wahyu Widada, M.Phil yang didampingi oleh Irwasda dan Karo SDM Polda Aceh melaksanakan audiensi dengan MPU Aceh diruang kerja Kapolda Aceh, Kamis (28/05) siang.
#kapoldaaceh #polripromoter #poldaaceh #mpuaceh #bidhumaspoldaaceh #multimediahumaspoldaaceh
42 0 6 months ago

Kapolda Aceh Irjen Pol. Drs. Wahyu Widada, M.Phil yang didampingi oleh Irwasda dan Karo SDM Polda Aceh melaksanakan audiensi dengan MPU Aceh diruang kerja Kapolda Aceh, Kamis (28/05) siang. #kapoldaaceh #polripromoter #poldaaceh #mpuaceh #bidhumaspoldaaceh #multimediahumaspoldaaceh

Kapolda Aceh Irjen Pol. Drs. Wahyu Widada, M.Phil yang didampingi oleh Irwasda dan Karo SDM Polda Aceh melaksanakan audiensi dengan MPU Aceh diruang kerja Kapolda Aceh, Kamis (28/05) siang.

#kapoldaaceh #polripromoter #poldaaceh #mpuaceh #bidhumaspoldaaceh #multimediahumaspoldaaceh
3 0 6 months ago

Kapolda Aceh Irjen Pol. Drs. Wahyu Widada, M.Phil yang didampingi oleh Irwasda dan Karo SDM Polda Aceh melaksanakan audiensi dengan MPU Aceh diruang kerja Kapolda Aceh, Kamis (28/05) siang. #kapoldaaceh #polripromoter #poldaaceh #mpuaceh #bidhumaspoldaaceh #multimediahumaspoldaaceh

Kapolda Aceh Irjen Pol. Drs. Wahyu Widada, M.Phil yang didampingi oleh Irwasda dan Karo SDM Polda Aceh melaksanakan audiensi dengan MPU Aceh diruang kerja Kapolda Aceh, Kamis (28/05) siang.

#kapoldaaceh #polripromoter #poldaaceh #mpuaceh #bidhumaspoldaaceh #multimediahumaspoldaaceh
9 0 6 months ago

#Repost @bidhumaspoldaaceh • • • • • • Kapolda Aceh Irjen Pol. Drs. Wahyu Widada, M.Phil yang didampingi oleh Irwasda dan Karo SDM Polda Aceh melaksanakan audiensi dengan MPU Aceh diruang kerja Kapolda Aceh, Kamis (28/05) siang. #kapoldaaceh #polripromoter #poldaaceh #mpuaceh #bidhumaspoldaaceh #multimediahumaspoldaaceh . . . @spripim_aceh @wahyu_widada91 @mpuaceh

#Repost @bidhumaspoldaaceh
• • • • • •
Kapolda Aceh Irjen Pol. Drs. Wahyu Widada, M.Phil yang didampingi oleh Irwasda dan Karo SDM Polda Aceh melaksanakan audiensi dengan MPU Aceh diruang kerja Kapolda Aceh, Kamis (28/05) siang.
#kapoldaaceh #polripromoter #poldaaceh #mpuaceh #bidhumaspoldaaceh #multimediahumaspoldaaceh
.
.
.
@spripim_aceh 
@wahyu_widada91 
@mpuaceh
26 1 6 months ago

Kapolda Aceh Irjen Pol. Drs. Wahyu Widada, M.Phil yang didampingi oleh Irwasda dan Karo SDM Polda Aceh melaksanakan audiensi dengan MPU Aceh diruang kerja Kapolda Aceh, Kamis (28/05) siang. #kapoldaaceh #polripromoter #poldaaceh #mpuaceh #bidhumaspoldaaceh #multimediahumaspoldaaceh . . . @spripim_aceh @wahyu_widada91 @mpuaceh

Kapolda Aceh Irjen Pol. Drs. Wahyu Widada, M.Phil yang didampingi oleh Irwasda dan Karo SDM Polda Aceh melaksanakan audiensi dengan MPU Aceh diruang kerja Kapolda Aceh, Kamis (28/05) siang.
#kapoldaaceh #polripromoter #poldaaceh #mpuaceh #bidhumaspoldaaceh #multimediahumaspoldaaceh
.
.
.
@spripim_aceh 
@wahyu_widada91 
@mpuaceh
382 3 6 months ago

KAMI RAKYAT SUDAH BINGUNG. KARNA PEJABAT YANG TAK TAU UNTUNG. SYIAR AGAMA DI LARANG. MAKSIAT DAN MUNKARAT DI DIAM BEGITU SAJA. YA NEGARA +62 SUDAH TAK JELAS.. . . FOLLOW @mediaaswajaaceh @mediaaswajaaceh @mediaaswajaaceh . . HASTAG #KAMITETAPTAKBIRKELILING . . #mediaaswajaaceh #takbirkeliling #kamitetaptakbir #janganlarangkamiibadat #takbirankeliling #mpuaceh #mpu #pejabat #syiar #sayyidbaharbinalibinsmith #habibriziegshihab #aceh #acehwordtime #aceh #acehardware

KAMI RAKYAT SUDAH BINGUNG.
KARNA PEJABAT YANG TAK TAU UNTUNG.
SYIAR AGAMA DI LARANG.
MAKSIAT DAN MUNKARAT DI DIAM BEGITU SAJA.
YA NEGARA +62 SUDAH TAK JELAS..
.
.
FOLLOW
@mediaaswajaaceh 
@mediaaswajaaceh 
@mediaaswajaaceh .
.
HASTAG
#KAMITETAPTAKBIRKELILING
.
.
#mediaaswajaaceh #takbirkeliling #kamitetaptakbir #janganlarangkamiibadat #takbirankeliling #mpuaceh #mpu #pejabat #syiar #sayyidbaharbinalibinsmith #habibriziegshihab #aceh #acehwordtime #aceh #acehardware
138 0 6 months ago

-Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh memperbolehkan Salat Id atau Idul Fitri 1441 Hijriah dilaksanakan secara berjamaah di masjid ataupun lapangan terbuka. Hal ini dikarenakan jumlah kasus positif COVID-19 di Tanah Seulanga masih terkendali Salat Id kita benarkan berjamaah di masjid. Kalau mau laksanakan di lapangan jika tidak ada hujan, silahkan di lapangan. Tapi jangan lupa juga untuk menggunakan masker dan mengikuti protokol kesehatan," kata Wakil Ketua MPU, Teungku Faisal Ali, dihubungi acehkini Teungku Faisal menyebut pihaknya hanya tidak merekomendasikan pelaksanaan takbir keliling. Dia menyarankan agar takbir malam hari raya Idul Fitri 1441 H agar dilaksanakan di rumah masing-masing atau di masjid Untuk pawai takbir keliling, MPU tidak merekomendasikan untuk dilaksanakan seperti biasanya, seperti dengan menghias mobil lalu keliling," ujarnya Untuk diketahui, hingga Senin (18/5) jumlah pasien positif COVID-19 di Aceh mencapai 18 orang, dengan rincian 15 sembuh, 2 masih dirawat, dan 1 orang meninggal dunia. • • • Sumber: ACEHKINI #shalat #shalatied #shalatidulfitri #mpu #mpuaceh #aceh #nanggroeacehdarussalam

-Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh memperbolehkan Salat Id atau Idul Fitri 1441 Hijriah dilaksanakan secara berjamaah di masjid ataupun lapangan terbuka. Hal ini dikarenakan jumlah kasus positif COVID-19 di Tanah Seulanga masih terkendali

Salat Id kita benarkan berjamaah di masjid. Kalau mau laksanakan di lapangan jika tidak ada hujan, silahkan di lapangan. Tapi jangan lupa juga untuk menggunakan masker dan mengikuti protokol kesehatan,
70 1 6 months ago

BANDA ACEH (popularitas.com) – Majelis Permusyarawatan Ulama (MPU) Aceh melarang masyarakat mengadakan pawai takbir Hari Raya Idul Fitri 1441 Hijriah, tetapi takbiran dapat dilakukan di masjid dan mushalla gampong atau desa masing-masing. Wakil Ketua MPU Aceh Tgk Faisal Ali di Banda Aceh, mengatakan berdasarkan keputusan Nomor 5 Tahun 2020 tentang Beribadah Bulan Ramadhan, takbiran pada malam Hari Raya Idul Fitri di tengah pandemi COVID-19 tidak dibenarkan. “Pawai takbiran jangan dilakukan karena akan mendatangkan ramai orang dan di dalam mobil juga tidak memenuhi physical distancing,” katanya, Rabu (20/5/2020) dilansir Antara. MPU meminta masyarakat Aceh tidak mengadakan pawai takbiran, namun para ulama Tanah Rencong mempersilahkan warga untuk menyambut Lebaran dengan takbiran di masjid atau mushalla di daerah masing-masing. “Kita imbau agar takbiran di masjid, atau mushalla masing-masing, tidak melakukan pawai karena berpotensi kerumunan. Karena boleh kita lalukan takbir di mushalla maka lebih bagus kita lakukan di mushalla,” ujarnya. Ulama yang akrab disapa Lem Faisal itu mengatakan para ulama Aceh tidak melarang masyarakat untuk melaksanakan Shalat Idul Fitri secara berjamaah, baik di lapangan ataupun di masjid. Mengingat, kata dia, tingkat penyebaran COVID-19 di daerah Tanah Rencong masih sama seperti sebelum bulan puasa, bahkan Aceh juga tidak termasuk wilayah zona merah penyebaran virus corona. “Shalat Id tetap seperti biasa, kalau melakukan di masjid, silahkan, mau shalat di lapangan boleh, mau dilakukan di rumah juga boleh, enggak masalah. Karena kondisi kita masih normal,” ujarnya.[acl] #mpu #mpuaceh #takbiran #takbirkeliling #aceh @mpuaceh

BANDA ACEH (popularitas.com) – Majelis Permusyarawatan Ulama (MPU) Aceh melarang masyarakat mengadakan pawai takbir Hari Raya Idul Fitri 1441 Hijriah, tetapi takbiran dapat dilakukan di masjid dan mushalla gampong atau desa masing-masing.

Wakil Ketua MPU Aceh Tgk Faisal Ali di Banda Aceh, mengatakan berdasarkan keputusan Nomor 5 Tahun 2020 tentang Beribadah Bulan Ramadhan, takbiran pada malam Hari Raya Idul Fitri di tengah pandemi COVID-19 tidak dibenarkan. “Pawai takbiran jangan dilakukan karena akan mendatangkan ramai orang dan di dalam mobil juga tidak memenuhi physical distancing,” katanya, Rabu (20/5/2020) dilansir Antara.

MPU meminta masyarakat Aceh tidak mengadakan pawai takbiran, namun para ulama Tanah Rencong mempersilahkan warga untuk menyambut Lebaran dengan takbiran di masjid atau mushalla di daerah masing-masing. “Kita imbau agar takbiran di masjid, atau mushalla masing-masing, tidak melakukan pawai karena berpotensi kerumunan. Karena boleh kita lalukan takbir di mushalla maka lebih bagus kita lakukan di mushalla,” ujarnya.

Ulama yang akrab disapa Lem Faisal itu mengatakan para ulama Aceh tidak melarang masyarakat untuk melaksanakan Shalat Idul Fitri secara berjamaah, baik di lapangan ataupun di masjid.

Mengingat, kata dia, tingkat penyebaran COVID-19 di daerah Tanah Rencong masih sama seperti sebelum bulan puasa, bahkan Aceh juga tidak termasuk wilayah zona merah penyebaran virus corona. “Shalat Id tetap seperti biasa, kalau melakukan di masjid, silahkan, mau shalat di lapangan boleh, mau dilakukan di rumah juga boleh, enggak masalah. Karena kondisi kita masih normal,” ujarnya.[acl]

#mpu #mpuaceh #takbiran #takbirkeliling #aceh 
@mpuaceh
8 0 6 months ago

MPU Aceh Perbolehkan Silaturrahmi Saat Lebaran Tanpa Salaman Banda Aceh – Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh memperbolehkan masyarakat Aceh menjalin silaturrahmi pada Hari Raya Idul Fitri 1441 H. Meski di tengah pandemi covid-19, masyarakat tetap diperboleh bersilaturrahmi langsung tanpa harus berjabat tangan. Aturan ini tetap diberlakukan meski Aceh merupakan provinsi peringkat terendah jumlah pasien Covid-19. Hingga Selasa (18/5) jumlah pasien positif Covid-19 mencapai 18 orang, 15 diantaranya sembuh, 2 orang masih dirawat dan 1 orang meninggal dunia. . “Silahkan saja (silaturrahmi), tak masalah. Saling mengunjungi lebaran juga diperbolehkan, tapi untuk saat ini jangan bersalam-salaman atau cipika-cipiki dulu dan tetap pakai masker,” kata Wakil Ketua MPU Aceh, Tgk H. Faisal Ali alias Lem Faisal kepada TEMPIAS.ID via telepon seluler, Selasa (19/5). . Lem Faisal menjelaskan, saling berkunjung saat lebaran harus mematuhi aturan medis sebagaimana himbauan Pemerintah Aceh. Salah satunya tetap menjaga jarak dan tidak membuat keramaian. Kemudian, aturan berkunjung hanya diperbolehkan oleh sesama masyarakat yang tidak terpapar covid-19. Tujuannya agar tidak menimbulkan rasa cemas orang lain ketika hendak bersilaturrahmi, sehingga orang di sekelilingnya merasa nyaman dan tenang. . “Jika masih ada masyarakat berstatus karantina mandiri, baik ODP ataupun PDP, mereka dianjurkan untuk tidak saling berkunjung saat lebaran. Cukup via telepon atau video call saja,” tambah Lem Faisal. Sumber : TEMPIAS.ID #habaacehrayeuk #acehrayeuk #acehbesar #aceh #silaturahmi #lebaran #salaman #mpuaceh

MPU Aceh Perbolehkan Silaturrahmi Saat Lebaran Tanpa Salaman

Banda Aceh – Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh memperbolehkan masyarakat Aceh menjalin silaturrahmi pada Hari Raya Idul Fitri 1441 H. Meski di tengah pandemi covid-19, masyarakat tetap diperboleh bersilaturrahmi langsung tanpa harus berjabat tangan.

Aturan ini tetap diberlakukan meski Aceh merupakan provinsi peringkat terendah jumlah pasien Covid-19. Hingga Selasa (18/5) jumlah pasien positif Covid-19 mencapai 18 orang, 15 diantaranya sembuh, 2 orang masih dirawat dan 1 orang meninggal dunia.
.
“Silahkan saja (silaturrahmi), tak masalah. Saling mengunjungi lebaran juga diperbolehkan, tapi untuk saat ini jangan bersalam-salaman atau cipika-cipiki dulu dan tetap pakai masker,” kata Wakil Ketua MPU Aceh, Tgk H. Faisal Ali alias Lem Faisal kepada TEMPIAS.ID via telepon seluler, Selasa (19/5).
.
Lem Faisal menjelaskan, saling berkunjung saat lebaran harus mematuhi aturan medis sebagaimana himbauan Pemerintah Aceh. Salah satunya tetap menjaga jarak dan tidak membuat keramaian. Kemudian, aturan berkunjung hanya diperbolehkan oleh sesama masyarakat yang tidak terpapar covid-19.

Tujuannya agar tidak menimbulkan rasa cemas orang lain ketika hendak bersilaturrahmi, sehingga orang di sekelilingnya merasa nyaman dan tenang.
.
“Jika masih ada masyarakat berstatus karantina mandiri, baik ODP ataupun PDP, mereka dianjurkan untuk tidak saling berkunjung saat lebaran. Cukup via telepon atau video call saja,” tambah Lem Faisal.

Sumber : TEMPIAS.ID

#habaacehrayeuk #acehrayeuk #acehbesar #aceh #silaturahmi #lebaran #salaman #mpuaceh
248 3 6 months ago

Penolong Agama Allah yang Sebenarnya @m_jufri_az _______________ Guru Mulia Habib Umar bin Hafizh pernah mengatakan bahwa, "Orang yang berdakwah, yang ingin membela agama Allah tapi dia lalai dalam shalatnya, dia tak peduli pun bila tertinggal shalat berjamaah, tidak mengambil berat akan shalat rawatib, shalat witir, tidak memperhatikan shalat ahli keluarganya, walaupun dia memiliki kejayaan dalam ceramahnya, ramai pengikut, tapi dia tidak tergolong kedalam orang yang menolong agama Allah swt" . Pendakwah yang benar-benar menolong agama Allah adalah mereka yang sibuk memikirkan umat tapi dirinya juga tidak lupa untuk selalu mengingat Allah swt Guru kami yang selalu menemani perjalanan Safari Dakwah Guru Mulia Ust. Abdul Somad @ustadzabdulsomad  di 23 Kab/Kota di Aceh sering menceritakan tentang keluarbiasaan UAS. Salah satunya adalah beliau sesibuk apapun, sepadat apapun jadwal safari dakwah, selelah apapun dalam perjalanan safari dakwahnya beliau tidak pernah meninggalkan shalat malam, tahajjud, dll. Padahal melihat padatnya jadwal saja kalau kita pasti sudah tidak sanggup tapi beliau selalu Allah jaga kesehatannya, fisiknya berkat doa-doa jutaan masyarakat Indonesia Dalam safari kali ini saja bisa kita lihat luar biasanya padat jadwal beliau, Setelah dr Medan, dari Bandara SIM langsung mengisi Tausiyah jam 17 di Krueng Kalee, Aceh Besar kemudian Bakda Isyanya di Aceh Jaya Calang, kemudian paginya Kembali lagi ke Banda Aceh di Abulyatama, kemudian langsung lanjut ke Pidie Jaya, Lhokseumawe sampai ke Sumatera Utara lagi Semoga kedepannya, Allah perbanyak UAS-UAS Lainnya di Indonesia terutama di Bumi Serambi Makkah dan semoga keluarbiasaan beliau dan keistiqamahan beliau dalam amal dan dakwah menjadi tamparan sendiri bagi kita terutama alfaqir, karena kita yang tidak sibuk saja selalu meninggalkan shalat malam, tahajjud dll. _______________ Bibarakati guru kami ust @bidayatul.mujtahid , bibarakati ust @mahfuzannur92 , bibarakati ketua Ikat Aceh Ust @mfadhilrahmi, bibarakati Komunitas @raisul.fata, Alfaqir bisa bertabarruk langsung dengan guru mulia @ustadzabdulsomad . #alfaqir #ustadzabdulsomad

Penolong Agama Allah yang Sebenarnya
@m_jufri_az
_______________
Guru Mulia Habib Umar bin Hafizh pernah mengatakan bahwa,
364 8 20 months ago